CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Myesa


__ADS_3

" Assalamualikum." ucap Adam, setelah pintu nya terbuka.


" Waalaikumsalam, Kak Adam, Langit." ucap Mesya yang terkejut setelah membuka pintu.


" Sya, siapa yang datang?." tanya ibu yang berjalan mendekati nya


" Langit." ucap Ibu


" Ibu, apa kabar, apa boleh saya masuk." ucap Adam dengan wajah gelisah


" Masuk kak, maaf, tadi Syasya terkejut dengan kedatangan kakak dengan Langit pula, mana kak Siska." ucap Mesya


" Kakak masuk dulu ya, tolong ini penting." pinta Adam


Setelah masuk, Adam meminta pada Mesya untuk menunjukkan kamar Langit, setelah tahu Tia mengajak Langit menuju kamar nya.

__ADS_1


" Dam, cerita ke ayah ada apa sebenar nya, ayah lihat dari tadi kamu seperti nya gelisah." ucap ayah setelah Adam duduk


Adam menghela nafas berat nya lalu mulai menceritakan mulai kedatangan dari paman nya Fina dan kedatangan nya untuk meminta bantuan pada Ray.


Semua di sana terkejut.


" Bisa bisa nya mereka akan mengambil Langit untuk memenuhi kebutuhan mereka, apa mereka tidak tahu kalau Langit sedang sakit." ucap Ibu dengan nafas memburu.


" Ibu sabar ya, istigfar bu." ucap Mesya yang membelai punggung ibu mertua nya.


" Terima kasih ayah, ibu dan kamu Sya, maaf kau kedatangan ku tanpa menunggu Ray pulang dari kantor." ucap Adam setelah itu melihat ada panggilan masuk dari Ray, Adam segera mengangkat telpon nya


" Assamalualikum Ray." ucap Adam


" Waalaikumsalam, loe ada di mana, gue barusan sudah telp kakak gue, mereka siap untuk membantu loe, dan loe juga tenang saja, gue sudah kirim anak buah gue untuk berjaga di sekitar rumah loe, dan rumah mertua loe, loe cukup jaga diri saja, kemungkinan mereka selain mengincar Langit, mereka juga mengincar loe." ucap Ray di balim telp nya.

__ADS_1


" Terima kasih Ray, gue ada di rumah loe, antar kan Langit, sorry gue datang tanpa menunggu loe pulang Ray, iya gue tahu itu, mangkan nya gue titip Langit ke loe, ya sudah gue tutup dulu telp nya, gue mau pulang, Assalamualaikum." ucap Adam setelah mendengar balasan salam dari Ray.


Setelah berpamitan dengan Adam segera melajukan mobil nya untuk pulang ke rumah.


Sudah 2 hari Adam, Ray serta ke dua kakak Ray yang no 2 menyelidiki keluarga dari Fina, ternyata di luar dugaan, selain menginginkan Langit sebagai alat agar seluruh harta dari keluarga Fina jatuh ke tangan nya, mereka berniat akan menjual organ tubuh Langit, mereka di iming iming akan mendapatkan uang yang banyak setelah menerima ginjal dari paman nya Fina, dan yang tidak habis fikir mereka ternyata selama ini adalah penadah barang barang haram seperti sabu dan teman teman nya.


Mereka begitu terkejut setelah tahu apa tujuan mereka dari salah satu anak buah Ray yang mereka tunjum untuk masuk dan menjadi pengawal dari paman Fina.


" Sungguh tidak pernah menyangka aku, mereka begitu tega, apa mereka tidak pernah melihat senyum manis Langit, senyum yang bisa menjadi obat penyembuh dikala capek, apa mereka tidak lihat itu." ucap Ray dengan menyenderkan punggung nya di kursi


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2