CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 178


__ADS_3

"Iya mbak Devi." Sindi hanya memakan beberapa suap saja makanan nya rasa lapar sudah hilang sejak tadi, karena sudah sangat tidak berselera untuk makan, Sindi mengajak Devi dan Mela untuk melanjutkan acara belanja nya mereka ber 3.


Sindi membeli beberapa longdress yang berukuran besar, karena saat ini pakaian yang di miliki nya sudah mulai sempit karena pertumbuhan baby jya yang semakin bertambah besar membuat perut nya semakin menonjol, alhasil pakaian-pakaian Sindi menjadi sempit untuk di kenakan. Sindi masih sibuk berbelanja tanpa memperlatikan hari yang mulai gelap.


Tiba-tiba ponsel milik nya berdering, Sindi melihat nama suami nua terpampang di layar ponsel, tanpa ragu Sindi menarik tombol hijau di layar ponsel.


"Kamu di mana? kenapa belum juga pulang? sejak tadi mommy menghubungi mu tapi kamu mengabaikan panggilan nya, cepat kata kan kamu dimana sekarang abang akan menjemput mu." Suara Irsyad terdengar panik saat berbicara di telepon


"Bang... aku masih di dalam mall bang." Sindi menyebutkan nama mall tersebut.


"Kamu tunggu di sana dan jangan pergi sebelum aku menjemput kamu." Jawab Irsyad lalu mematikan ponsel nya.


Saat Sindi menerima panggilan dari Irsyad, ia tidak menyadari jika Devi dan Mela terus berjalan yang membuat Sindi terpisah dari mereka

__ADS_1


"Dimana mbak Mela dan mbak Devi, kenapa mereka menghilang." Sindi melihat arah sekeliling nya, tapi nihil ia tidak mendapati kedua wanita itu, karena sudah merasa lelah Sindi duduk di salah satu cafe di dalam mall tersebut sambil menunggu Irsyad menjemput nya.


Sekitar 30 menit Sindi menunggu, sampai ponsel nya kembali berdering oleh panggilan masuk dari suami nya.


"Kamu dimana, abang sudah ada di lobby." Ucap Irsyad


"Aku ada di starbuck bang, di lantai dua mall." Jawab Sindi


" Oke tunggu aku segera kesana..." Jawab Irsyad sambil mematikan ponsel nya


"Bang Irsyad, mbak Mela..kenapa mereka bisa berjalan bersama, apa yang mereka lakukan sebenarnya..apa bang Irsyad ke sini karena mengetahui mbak Mela juga bersamaku tadi." Sindi tidak dapat lagi menahan kesedihan nya, ia merasa di khianati dengan suami nya yang terlebih dahulu memilih menemui Mela di bandingkan diri nya.


Sindi berjalan menuju lift, ia tidak memperdulikan Irsyad akan mencari nya, saat ini yang ia ingingkan adalah pergi sejauh mungkin agar tidak melihat pemandangan yang menyakitkan hati nya.

__ADS_1


Sindi keluar dari mall, ia berjalan kaki tanpa tahu tujuan, dengan air mata yang tidak mampu di taham lagi, Sindi menangis sejadi-jadi jya.


Sindi menemukan sebuah taman yang cukuo sepi, ia duduk di kursi taman tersebut.


"Kenapa rasa nya sangat menyakitu hati ku, kenapa aku harus hadir di antara orang yang saling mencintai, kenapa aku harus menjadi penghalang untuk mereka bahagia dan kenapa aku yang harus terluka." Ucap Sindi sambil menangis


"Ya Allah, kenapa sesakit ini untuk mencintai seseorang, apa aku memang tidak pantas untuk mendapatkan kasih sayang dari orang yang aku sayangi." Sindi terus menangis di taman yang sepi itu


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2