CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 213


__ADS_3

"Sindi aku mengerti, ini berat untuk kamu, kau tahu sendiri orang tua Irsyad selalu memaksakan nya agar segera menikah, karena mereka menginginkan seorang cucu untuk meramaikan rumah nya mungkin karena itulah Irsyad memilih mu dan menikahi mu tapi sejujur nya hati nya hanya ada Mela seorang saja, mungkin kamu memang sangat mencintai nya tapi, bukan kah jika kita menahan nya bersama dengan kita bukan hanya 1 hati yang akan tersakiti tapi 3 hati akan merasakan nya tapi jika kita melepaskan nya mungkin kita akan merasa sakit untuk sesaat tapi melihat nya bahagia bukan kah itu juga kebahagiaan untuk kita." Ucap Devi


"Benar apa yang mbak bilang!!!." Jawab Sindi


"Irsyad adalah laki laki yang bertanggung jawab, aku yakin dia akan tetap memberikan nafkah nya untuk kalian ber dua, meskipun jika kalian tidak bersama lagi, percayalah Sindi ini yang terbaik buat kalian." Jawab Devi yang terus menerus memprovokasi Sindi agar segera melepas Irsyad untuk Mela


Prakkkk


Tanpa sengaja apa yang mereka bicarakan sejak tadi di dengar oleh Citra saat Citra mengetahui ada tamu yang datang mengunjungi putri nya, Citra bermaksud untuk membawakan teh, tapi sayang seribu kali sayang Citra mendengar semua yang mereka bicarakan..


"Mama." Ucap Sindi lirih setelah melihat ibu nya yang jongkok untuk merapikan serpihan gelas itu.

__ADS_1


Sindi segera berlari ke mama nya untuk memastikan mama nya tidak mendengar yang apa pun yang di bicarakan tadi dengan Devi.


"Mama kenapa bisa seperti ini, mama seharusnya minta pada bibi yang membawakan nya." Ucap Sindi


"Hiks....hiks....hiks..." Citra mulai terisak dalam Tangisan nya,


"Mama maafkan Sindi ma." Ucap Sindi


"Tidak ma, ini bukan salah mama, Sindi kan yang salah, seharusnya Sindi tidak pernah melakukan hal yang akan memalukan keluarga kita, maafkan Sindi ma, ini salah Sindi hiks...hiks....hiks...." Ucap Sindi sambil menangis


"Sayang mama tidak tahu jika kamu selama ini sangat menderita, mama masih bisa merawat kalian nak, tidak seharusnya kalian menderita seperti ini, tidak perlu di situasi seperti ini, hiks...hiks...maafkan mama Sindi, mama janji masalah seperti ini tidak akan terjadi lagi, mama janji akan mendengarkan

__ADS_1


"Selama menjadi mama sama sekali tidak bisa mengerti perasaan kamu nak, hiks...hiks...hiks... Mama macam apa mama ini." ucap mama Citra


"Mama cukup, mama jangan bicara seperti ini, mama adalah mama terbaik di dunia ini, tidak ada wanita sehebat mama, hanya mama lah wanita yang sangat hebat di mata ku, aku selalu ingin saat menjadi seorang ibu, aku akan menjadi ibu seperti mama, mama yang tidak pernah mengeluh di saat apa pun, mama yang sangat kuat menjalani kehidupan yang kejam ini." Ucap Sindi yang terus menangis di dalam kamar nya, sedangkan Devi setelah kejadian gelas pecah ia berpamitan pulang, ia takut melihat mama nya Sindi menangis


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...

__ADS_1


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2