
" Ais kamu tidak apa-apa?." Bian memegang badan Ais dan mencoba menghampus keringat di dahinya, tapi tubuh Ais limbung begitu saja, Untung Bian ada disebelahnya jadi langsung bisa menangkap tubuh Ais yang langsung terjatuh
" Ais, kamu kenapa, aduh ini bagaimana?." Bian berbicara sendiri
Teman sekelas Ais dan Bian melintas di depan mereka, dan teman sekelasnya langsung mendekati mereka
" Bi, kenapa dengan Ais?." Tanya temannya
" Aku juga gak tahu, tadi dahinya Ais keluar keringat dingin aku boleh minta tolong ke kamu?." Tany Bian
" Apa,?."
" Tolong carikan taksi online ya, cepar biar aku bawa Ais ke RS aja."
" Iya, tunggu bentar ya."
Bian mengangguk setelah itu temannya langsung memesan dan meminta cepat ke lokasi yang sudah di tetapkan, sekitar 5 menit taksi online sudah datang, mereka berdua mengangkat tubuh Ais masuk ke dalam taksi online tersebut,
" Terima kasih ya, sudah mau bantu kita." Ucap Bian
" Iya sama-sama Bi, kalau ada apa-apa kabarin aku ya, aku siap kok dan maaf aku di lagi di cari sama mamaku jadi aku langsung pulang, Insya Allah nanti malam aku jenguk Ais, nanti kalau sudah selesai segera share lokasi aja ke aku,."
__ADS_1
" Iya, ya sudah aku berangkat dulu ya."
Selama di perjalanan Bian tidak lupa untuk melafalkan doa-doa kepada Ais, agar Ais segera siuman,
" Kenapa aku tidak hubungi suaminya aja, tapi aku gak punya no ponselnya, ah aku pakai ponsel Ais aja, Ais maaf ya aku buka ponsel kamu." Bian berbicara sendiri di hadapan tubuh Ais yang pingsan
Bian, membuka tas Ais lalu mencari ponsel Ais, dan menyalakan ponselnya, untung saja ponsel Ais tidak memakai pasword, Bian buru-buru mencari no telp suami Ais, setelah menemukan nama Hubby Bian segera mendial no tersebut,
Tut.... Tut.... Tut..
Nada tersambung sebanyak 3x baru terangkat
" Hallo Wa'alaikumsalam." Jawab Bian
Juna mengerutkan dahinya karena kaget, yang menerima bukan suara istrinya
" Ini siapa?." Tanya Juna dingin, sifat Juna langsung dingin sama orang lain, kecuali sama keluarganya
" Maaf kak, kalau saya lancang pakai ponsel Aisyah, saya Bian temannya Aisyah, saya mau memberi tahu kalau Aisyah pingsan kak, sekarang saya lagi menuju ke RS, kakak langsung ke RS saja ya." Jelas Bian
" Ais kenapa bisa pinsan?." Tanya Juna yang langsung berdiri setelah Bian menceritakan kalau Ais pingsan
__ADS_1
" Nanti saya kasih tahu kak, yang terpenting sekarang kak segera ke RS ya."
" Baik, tolong bawa ke RS kasih bunda ya, nanti sudah ada yang menyambut kalian disana, terima kasih atas infonya." Ucap Juna sambil berjalan cepat karena kawatir, Juna juga menghungi Irsyad di RS kasih Bunda
setelah ponsel terhubung dengan Irsyad
" Hallo Dek." Ucap Juna
" Hallo Assalamualaikum bang, kenapa dengan suara abang?." Jawab Irsyad
" Wa'alaikumsalam dek, dek tolong istri abang pinsan, barusan abang di telp temannya, tolong tunggu diluar RS ya, abang sekarang dalam perjalan ke sana."
" Kak Ais kenapa bang?." tanya Irsyad
" Abang juga tidak tahu dek, temannya juga belum memberi tahu sama abang, katanya akan di beritahu saat sudah sampai di RS." Jelas Juna
" Baik bang, adik akan tunggu kak Ais,
🌷🌷🌷
... To be continued...
__ADS_1