
" Iya mom, Lian akan selalu mengingat apa yang di katakan daddy dan mommy untuk lian, selau doakan pernikahan Lian dan Bianca penuh dengan keberkahan ya mom dad, Semoga besok awal yang indah sampai akhir hayat Lian dan Bianca ya mam." Ucap Lian
" Amin." Ucap daddy dan mommy
Lian keluar dari kamar daddy dan mommy
" Dek,.mas minta maaf ya, awal pernikahan kita tidak ada rasa cinta diantara kita, mas hanya bisa memberi luka dan air mata di kehidupan adik, mas berjanji mas akan selalu bikin adik tersenyum, tanpa ada air mata lagi." Ucap Bagas sambil memeluk Tika
" Mas itu sudah masa lalu, adik tidak pernah mempermasalahkan itu semua, sudah lama kan kita mengubur kenangan buruk itu, kita jalani semua yang ada sekarang, ingat kita sudah mau punya cucu, eh keliru kita sudah punya sih, kan ada Cio, jangan bahas ini lagi ya, kalau anak-anak denger malah beda cerita nanti." Ucap Tika membalas pelukkan dari suaminya lalu membenamkan wajahnya ke dada bidang suaminya
__ADS_1
" Mas sangat beryukur telah di pertemuakan dengan seorang bidadari tak bersayap seperti adik, anak-anak dan mas bangga bangga mempunyai adik di samping kita, selalu senatiasa sabar menghadapi anak-anak serta mas yang terkadang masih seperti anak kecil disaat ada sesuatu yang belum adik turutin." Ucap Bagas
" Kalau itu mah, mas aja." Jawab Tika
" Kalau mas gak gitu, gak mungkin kan ada 4 anak yang ada di dalam sini waktu itu, mas bener-bener perkasa ya dek, sekali tembak langsung jadi 4, hahahahha." Ucap Bagas bangga
" Gimana nggak jadi banyak mas, lawong kerjaannya saat itu kita pas liburan, dan adik juga pas masa subur, sedangkan mas minta terus jadi kerjaan kita hanya mandi, makan dan dan dan...."
Tika mengalungkan ke dua tangannya ke leher Bagas, dan Bagas merangkul pinggang Tika " Dan dan bercinta... puas mas hmmmm." Tika berbisik di telinga suaminya sambil menggoda suami
__ADS_1
Bagas yang tidak membaca gerakan dari istrinya itu kaget, dan kesempatan itu tidak di sia-siakan oleh Bagas, Bagas mencium bibir istrinya dengan sangat lembut, Tika pun membalas ciuman suaminya itu, mereka berdua berciuman dengan sangat lama, menumpahkan segala rasa cinta yang bergelora seperti masa mudanya dulu,
" Mas, di luar belum selesai." Ucap Tika setelah melepas ciuman dari suaminya
" Sudah banyak orang dek, kita lanjut ya nanggung ini, coba tadi adik gak mancing-mancing mas, mungkin gak akan seperti ini, mau ya, mas dah gak kuat nih nahannya." Ucap Bagas dengan memelas
Tika yang melihatnya pun merasa tidak enak, ini gara-gara dirinya sendiri, coba tadi nggak aneh-aneh mungkin suaminya tidak akan minta lebih, ah nasi sudah menjadi bubur, nikmati aja kan rasanya juga enak toh, fikir Tika begitu, Tika menganggukan kepalanya bertanda kalau dia juga mau lebih dwri sekedar ciuman saja, Bagas langsung menarik pinggang istrinya, Tika pun langsung mengalungkan kedua tangannya ke leher suaminya dan melanjutkan kegiatan yang tadi sempat tertunda,
untuk kelanjutannya kakak-kakak semua fikir sendiri ya,,, masih pagi soalnya
__ADS_1
...🌷🌷🌷...
...To be continued...