CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 233


__ADS_3

Dengan merenggangkan tangan nya Irsyad menyambut jagoan kecil nya, terdengar suara tawa Omar saat berhasil mendarat dengan sempurna di pangkuan papi nya, wajah nya terlihat sangat menggemaskan saat tertawa, bayi mungil itu kembali tertawa saat Irsyad, menciumi wajah kecil nya.


"Omar main sama papi dulu ya sayang, mami mau siapin sarapan dulu untuk Omar dan papi." Ucap Sindi.


"Oke mami, jangan lama ya mi masak nya Omar sudah sangat lapar nih." Jawab Irsyad yang menirukan anak kecil untuk menjawab pertanyaan istri nya.


"Ohhhh jadi papi nya sudah kelaperan ya, oke deh mami mau masak yang simpel saja." Sindi tertawa kecil melihat tingkah konyol suami nya


"Sayang,." Saat Sindi hendak melangkah kan kaki nya Irsyad justru memanggil nya.


"Iya ada apa bang??? Abang butuh sesuatu, biar aku ambilin." Tanya Sindi yang masih berdiri menantikan jawaban dari suami nya.


" Kenapa kamu tidak memberikan abang morning kiss sebelum pergi memasak." Tanya Irsyad.

__ADS_1


"Abang ini bicara apa sih bang, masih pagi sudah godain aku." Ucap Sindi malu malu.


Tapi sejujur nya ia juga ingin segera memberikan ciuman untuk suami nya itu, tapi Sindi sangat pemalu, apa lagi ini bukan di dalam kamar nya dimana orang bisa saja melihat aktivitas mereka berdua.


"Sudah aku mau masak dulu." Akhir nya Sindi pergi menuju dapur melihat wajah istri nya yang merona karena kejahilan nya membuat Irsyad jadi tersenyum sendiri, ia kembali teringat aktifitas nya semalam nya bersama istri nya di dalam kamar.


Sindi mengambil beberapa sayuran dari dalam kulkas, ia juga mengambil telur dan sosis, rencana nya Sindi ingin membuat nasi goreng untuk sarapan nya bersama suami dan akan membuat Mpasi untuk Omar jagoan kecil nya.


Saat Sindi memotong motong bahan yang akan di masak nya, tiba tiba rasa pusing menghampiri nya, yang ia rasakan dan akhri nya membuat ia kehilangan keseimbangan, Sindi memutuskan untuk bersandar pada meja di depan nya.


Bibi segera membantu Sindi untuk berjalan mencari kursi agar bisa beristirahat sejenak, tapi sayang nya saat Sindi di papah berjalan justru Sindi terjatuh dan kehilangan kesadaran nya, bibi yang panik berteriak meminta bantuan.


"Tolong, tolong non Sindi pingsan." Ucap bibi dengan wajah yang sudah pias karena takut hal buruk terjadi pada Sindi.

__ADS_1


Irsyad yang mendengar segera berlari menuju sumber suara yang terdengar dari dapur, di lihat nya wanita yang amat ia cintai itu sedang terkulai lemas dan tidak sadarkan diri.


"Bik tolong gendong Omar dulu." Ucap Irsyad pada bibi, setelah Omar di gendong sama bibi Irsyad segera mengangkat tubuh istri nya itu menuju kamar mereka, di baringkan tubuh Sindi di atas tempat tidur nya, Irsyad mencoba memeriksa keadaan istri nya. Mommy dan daddy yang mendengar kalau menantu nya itu jatuh pingsan segera menuju kamar putra nya untuk memastikan keadaan Sindi baik baik saja.


"Irsyad bagaimana kondisi Sindi." Tanya mommy dengan wajah yang sudah sangat ketakutan, takut kalau menantu nya sedang sakit apa, karena selama ini Sindi tidak pernah menunjukkan kalau ia sedang menderita sakit.


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...

__ADS_1


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2