
Vika yang masih larut dalam lamunannya beda dengan Arman sekarang, setelah keluar dari rumah dia selalu terlihat melamun dan lebih banyak diam, Anggotanya saja yang melihat kaget, tidak seperti biasanya sifat ramah, murah senyum dan jahil tapi sekarang yang terlihat hanya diam saja,,,
Angga yang melihatnya langsung mendatangi Arman
" bro lo kenapa?
" tidak apa-apa bro,
" lo kalau ada masalah bisa cerita ke gue,
" gak bro gue tidak apa-apa, mungkin capek aja gue
" gila lo, seharusnya yang capek itu istri lo bukan lo.hahahhahahahha
Arman yang mendengar ucapan Angga merasa agak terhibur meskipun yang di ucap tadi sebenarnya bukan ke arah situ
" yuk kita ke kantor, ngapain disini kesambet kuntilanak tau rasa lo, (ajak Angga)
__ADS_1
" gila lo, ayo
di tempat lain ada seorang wanita yang selalu tersenyum disaat melihat foto, di dalam foto itu terdapat foto dia dan seseorang,,
" gue sudah sembuh dan sebentar lagi akan kembali dan gue harap lo menepati janji lo ke gue,,, gue harap lo masih mengingat sama janji kecil kita
(hayo coba tebak kak, siapa dia)
beberapa hari kemudian kondisi Bagas masih sama begitu pula dengan Arman dan Vika mereka juga saling diam,,, setiap mereka saling berbicara pasti ujung-ujungnya akan saling menyakiti jadi mereka lebih memilih saling diam itu adalah jawaban yang terbaik
Arman sebenarnya sangat membutuhkan sahabatnya Bagas, tapi keadaan tidak memungkinkan untuk curhat, walaupun di sisinya masih ada Angga tapi tidak mungkin kasih tahu ke Angga karena Angga juga lagi merawat istrinya yang lagi hamil jadi selama hamil Citra tidak pernah beranjak dari tempat tidur, hanya Bagas yang mengetahui kondisinya dan lebih bijak untuk memberi nasehat dan langkah apa yang harus di ambil, Arman sangat merindukan semuanya dimana mereka bertiga selalu ada dan sekarang sudah berbeda dimana dia beserta sahabatnya itu sudah memiliki kehidupan lain dengan istri masing-masing
" sore papa
" sore nak, bagaiamana dengan perjalanan berobatmu?
" baik pa, setelah aku sembuh aku pulang kesini
__ADS_1
" kamu pulang kesini karena pastinya lagi rindu papa kan
" ah papa ini selalu tahu saja maksud hatiku. (dengan tersenyum)
" hahahahhahaha, apa yang tidak diketahui oleh papa tentang kamu nak!!! ayo buruan kita pulang, mamamu lagi menunggumu dirumah, kalau kelamaan pasti papa akan di marahi oleh mama dan pasti akan bilang
papa, kenapa papa lama membawa putri ku, apa papa akan mendominasi putri kita, (tangan berkacak pinggang). (suara papa dan putri)
" hahahahahhhahaha kamu masih ingat nak?
" pasti pap. siapa yang gak akan ingat ucapan iti. kata-kata mama itu lah yang selalu aku ingat pa. aku syang kalian pao dan mam
" papa juga sayang kamu nak,
mereka pulang menuju rumahnya dan di dalam mobil pun masih saja bercanda dengan suara ketawa yang sangat keras....
-------------
__ADS_1
hayo tebak siapa perempuan itu. stay terus di ceritaku ya kak. di tunggu Like, Vote, Rate dan Tipsnya, terima kasih