
Disaat Juna membuka kaos yang menutupi dada bidangnya itu membuat Ais menjerit
" Aaaakkk." teriak Ais
" Dek, kenapa berteriak." Tanya Juna yang kaget mendengar Ais berteriak
" Ke...kenapa abang membuka baju." Jawab Ais terbata-bata
" Lho katanya adik mau pijiti badan Abang, ya abang buka bajunya, kalau mijit tanpa membuka baju gak terasa dek rasanya."
" Bang maaf adik belum terbiasa jadi tadi adik berteriak." Jawab sesal Ais
" Tidak apa-apa dek, yang penting mulai sekarang kita biasakan ya, agar terbiasa dengan hal-hal yang sepeti ini, ok." Jelas Juna dengan lembut
" Iya bang."
🌹🌹🌹
Di tempat lain di keluarga Pamungkas, setelah sampai di kediamannya, Tika dan Omma langsung pergi lagi, membeli perlengkapan yang di butuhkan untuk menyambut anak dan menantunya, tentu saja dengan persetujuan Oppa dan Daddy, Tika dan Omma sekarang berada di dalam Mall
__ADS_1
" Ma, kita beli apa ya?." Tanya Tika
" Kita belikan Ais baju tidur aja nak, mulai dari yang tertutup sampai yang terbuka, mama yakin kalau Juna belum melakukannya, Juna pasti akan menunggu kesiapan Ais."
" Benar Juga ya ma."
Mereka berdua memilih baju-baju sesuai dengan keinginan mereka, setelah membeli baju, mereka berdua pergi ke toko perhiasan, sepatu, tas yang biasanya di kinjungi oleh Mesya dan Kyla, Tika dan Mama merasa bahagia karena Juna sudah memiliki belahan jiwanya, meskipun pernikahan mereka sangat mendadak tapi Oppa memberi usul kepada semuanya disaat perjalanan pulang dari malang, ketika Ais sudah lulus sekolah mereka akan mengadakan pesta pernikahan untuk Juna dan Ais, dan semua orang setuju ide Oppa
Sedangkan Kyla, Irsyad dan Mesya setelah mendengar kalau abang sulung mereka menikah, mereka sangat antusias dan merasa sangat kecewa karena tidak bisa hadir dalam acara akad nikah abangnya kemarin, tapi kekecewaan mereka tidak lama karena setelah Oppa dan Daddy bercerita Lian memberikan Hp nya kepada adik-adiknya, Lian menunjukkan vidio dimana abang sulungnya itu memulai dengan melamar sampai acara akad nikah, semua itu tidak lepas dari Lian yang merekam itu semua,
" Wao abang Juna Gantle banget dah!.: Ucap Mesya yang paling antusias
" Tenang saja abang kalian akan pulang setelah mengurus kepindahan sekolah Ais kesini," jawab Daddy
" Yang benar Daddy?." Tanya Mesya
" Iya nak, masak Daddy bohong."
" Hore hore abangku datang." Jawab Kyal dan Mesya bersamaan dan itu membuat Oppa dan Daddy hanya menggelengkan kepalanya, sedangkan Lian dan Irsyad hanya mendengus kesal
__ADS_1
" Iya abang kalian cuma bang Juna, kami tidak, ingat abang sekarang sudah punya istri, jadi sepenuhnya abang milik istrinya jadi kalian tidak bermanja-manja seperti biasanya." Ledek Irsyad, anak laki-laki ke tiga dari Tika dan Bagas ini jarang bicara tapi sekali bicara langsung menusuk hati
" Iya ya kak. " Jawab Mesya yang tadi ceria sekarang cemberut lagi
" Bang jangan begitu sama adiknya ah, dan kamu kak, adek, kalian masih bisa bermanja sama abang Juna, abang Juna pasti senang kalau adik-adiknya bermanja sama abangnya sendiri, tapi memang ada benarnya apa yang di ucap abang Irsyad kalau abang kalian sudah menikah pasti disaat bermanja tidak seperti dulu, tapi Daddy yakin kalau istri abangmu itu paham, dan Daddy pesan, kalau memang nanti istri abang kalian membolehkan, kalian harus tetap ijin pada istrinya, dan untuk kalian ber 4 kalau masuk ke kamar abang kalian, kalian jangan langsung masuk ya, ingat abang kalian itu sudah Menikah, paham." Tegas Daddy dan menekankan kata-kata menikah
" Paham Dad." jawab mereka serempak
🌷🌷🌷
***Like
Like
Vote
Rate
All ❤***
__ADS_1