CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 98


__ADS_3

Pagi hari di hari minggu, Sindi dan Irsyad pergi meninggalkan kota Malang untuk kembali ke kota Surabaya karena pekerjaan Irsyad sudah selesai di sana


Sindi masih meneteskan air mata nya, ia terus terisak karena saat ini ia berpamitan dengan bik Sumi, nampak wanita paruh baya itu tidak mau di tinggalkan oleh nya, meski Sindi berjanji akan mengunjungi nya lagi tapi bik Sumi begitu nampak tidak ingin berpisah dengan Sindi saat berpamitan tadi


Kedekatan antara Sindi dan bik Sumi terjalin dengan erat, Irsyad memperhatikan Sindi yang terus mengeluarkan air mata nya, entah kenapa merasa hati nya teriris, ia tidak ingin melihat Sindi menangis begitu sedih, ingin rasa nya memeluk tubuh mungil itu dan mengatakan kita akan kembali lagi ke sini nanti, tapi ia juga tidak bisa menjanjikan Sindi akan hal itu, kapan mereka akan kembali kesana, entah lah....


Sekitar pukul 11.00 siang, Sindi dan Irsyad sudah sampai di rumah keluarga Sindi, dnegan tergesa-gesa Sindi membuka pagar rumah nya agar mobil Irsyad bisa masuk setelah membuka pintu nya Sindi berlari kecil menuju rumah nya


Beberapa kali Sindi mengucapkan sala, sampai akhir nya muncul sang mama tercinta, siapa lagi kalau bukan mama Citra dari dalam rumah, setelah pintu terbuka


" Assalamualaikum ma." Ucap Sindi langsung mencium tangan sang mama dan memeluk tubuh yang sudah tidak lagi muda itu dan di ikuti Irsyad yang habis keluar dari mobil setelah memakirkan mobil nya

__ADS_1


" Wa'alaikumsalam." Jawab mama Citra


" Masuk lah kalian pasti lelah mama akan buat kan teh untuk kalian."


" Iya ma, bak seorang putri Sindi hanya duduk manis menantikan teh buatan sang mama, padahal di luar rumah Irsyad masih sibuk mengeluarkan barang-barang nya dari mobil dan juga banyak nya oleh-oleh yang mereka beli untuk keluarga dekat nya setelah mencium tangan mama mertua nya


Saat Irsyad membawa dua koper bersamaan ke dalam rumah, Sindi hanya tersenyum manis, tidak ada niatan untuk membantu suami nya itu, beberapa kali Irsyad keluar masuk untuk membawa barang-barang mereka


" Silahkan nak Irsyad di minum teh nya." Ucap mama Citra yang menawari minum kepada menatu nya


" Iya ma, terima masih." Irsyad meraih gelas teh itu dengan sekali teguk teh manis dingun itu lenyap di minum nya

__ADS_1


Hari ini Irsyad sengaja membawa Sindi ke rumah mama nya, karena di rumah dinas nya yang sudah di tinggal 2 bulan tanpa pelayan sudah di pastikan akan kotor dan banyak debu, untuk beberapa hari Irsyad berencana akan tinggal di sana sebelum rumah dinas nya di bersihkan


Dengan cekatan Sindi membantu mama nya di memasak di dapur untuk makan siang mereka, di dapur sambil memasak Sindi banyak menceritakan apa saja yang di lakukan nya selama di kota Malang


" Ma, di rumah dinas sana juga ada seorang bibi, nama nya bi Sumi, mungkin dia seumuran dengan mama, oh ya sudah setua mama dia masih bekerja mengurus rumah, Sindi sungguh kasihan ma, dia tidak memiliki anak, karena dia belum menikah." Cerita Sindi pada mama Citra di dapur


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...

__ADS_1


__ADS_2