CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 189


__ADS_3

Kayla menggandeng tangan Sandi menuju ke dalam hotrl dan menaiki lift menuju lantai 5 tempat dimana bang Juna menyiapkannya


" Mas, dilantai berapa sih bang Juna menyiapkan kamar kita?." Kalya penasaran dan Sandi pun menekan lantai 5 sambil tersenyum


" Lantai 5 mas?." Kayla memandang suaminya penuh tanda tanya


" Iya sayang ku." Sandi merangkul istrinya dan mencium kening istrinya


" Ihhh ... mas kalau ada orang malu." Kayla mencubit pelan pinggang suaminya


" Awww... ternyata benar ya apa kata Mesya kamu suka banget nyubit." Sandi mengusap pinggangnya


" Abang sih, sakit ya bang." Kayla kasihan masih usap-usap bekas cubitannya


" Nggak papa, nantu aja di kamar lihtanyaya." Senyum Sandi penuh ancaman


" Mas, apaan sih."


Kemudian ting... pintu lift terbuka dan Sandi menggandeng tangan istrinya menuju kamar mereka, Sandi mengambil sebuah kartu dan memasukkan kemudian terbukalah pintu kamar itu dan menyala semua lampu di dalam kamar itu, memberikan sebuah pemandangan yang luar biasa indahnya, Sebuah kamar yang berhias dengan bunga mawar dan di atas temoat tidur ada dua buah miniatur putih berpadu dengan hiasan bunga mawar yang berbentuk love tergambar di tengah tempat tidur mereka

__ADS_1


" Masya Allah mas, Cantik banget." Kayla seperti tak percaya sambil melongo dan menutup mulutnya dengan telapak tangannya dan berdiri mematung


" Adik suka sayang." Sandi memeluknya dari belakang dan meletakkan kepalanya di pundak istrinya membuat Kayla diam tak bergerak, Kayka hanya menganggukkan kepalanya dan menggigit bibir bawahnya sambik tersenyum


" Sayang." Sandi memutar tubuh Kayka menghadap kepadanya


" Iya mas." Kayla menunduk tak berani menatap suaminya


" Lihat mas dong." Sandi mengangkat dagu Kayla sambil tersenyum, Kakya pun memandangnya, jantungnya seakan mau copot di pandang suaminya seperti itu dan pipinya bersemu merah karena malu


" Aduh, mas bisa copot jantungku kalau memandang seperti itu " Bathin Kayla


" Kamu cantuk sayang, apalagi kamu pakai hijab seperti ini tambah mempesona." Satu kecupan mendarat di bibir mungil Kayla, membuat dia melotot kaget tak menyangka dapat perlakuan seperti ini dari Sandi


" Terima kasig sayang sudah menjadi istri mas," Sandi membawa Kayla ke dalan pelukkannya dan Kayla menganggukan kepalanha dan mengeratkan pelukkannya ke Sandi


" Kayla juga terima kasih mas, sudah memilih Kayla." Ucap Kayla


" Iya sayang, kita akan selalu bersama mulai saat ini hingga maut yang bisa memisahkan kita." Ucap Sandi

__ADS_1


" Amiiin mas," Kayka masih memeluk suaminya hingga adzab magrib pun berkumandang


" Magrib sayang, mandi dulu kita sholat jamaah." Sandi melepaskan pelukannya dan mencium kening Kayla


" Astagfirullahaladzim mas." Kayla menepuk dahinya


" Kenapa sayang." Sandi terlihat ikut panik


" Koper ku mas, dimana ya." Sandi mencari di sekeliling kamar


" Nggak ada sayang, yang bawa kartu kamar ini cuma mas, emang adik bawa koper." Sandi melepas jasnya


" Iya mas, pasti ke bawa pulang lagi, tadi udah pesan Irsyad suruh turuinin, aku ganti baju apa?." Kayla cemberut duduk do sofa


" Mandi dulu sayang, di lemari itu coba nanti di cek siapa tahu ada." Sandi menunjuk sebuah lemari dikamar itu


" Emang ada bajunya itu mas?." Tanya Kayla


" Udah mandi dulu, kemarin mas minta tolong mama dan Sandra sepupu mas buat siapin baju buat adik." Kata Sandi sambil melepas dasinya

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2