CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

" Brengsek kamu, kamu laki laki atau bukan." ucap Ray menarik kerah baju Daniel untuk berdiri.


" Ayo kita berkelahi secara jantan, jangan kaitkan wanita di dalam kita." lanjut Ray


" Wao ada pangeran kesiangan ini." ucap Daniel


" Kamu kalau bicara dengan seorang wanita apa tidak bisa dengan suara pelan." ucap Ray


" Dulu bisa tapi sekarang tidak." ucap Daniel penuh dengan penekanan.

__ADS_1


" Perlu kamu dengar, cukup aku saja yang menjadi korban dari wanita murahan itu, kamu jangan sampai tergoda oleh nya." lanjut Daniel sambil mengusap sudut bibir yang mengeluarkan darah.


" Astagfirullah, aku tanya sama kamu kak, aku salah apa pada kamu, sampai sampai kamu mengucapkan kata kata seperti itu, silahkan kamu menilai aku seperti apa silahkan, tapi kalau kakak sudah berbicara tentang ke dua orang tua ku, jangan harap aku bisa diam saja, aku bersumpah demi Allah aku kesini tidak hanya berdua dengan abang Ray, disini aku juga bersama denga Ovi dan Yeni, mereka sedang ke toilet, kakak tunggu sebentar lagi pasti mereka akan datang." ucap Mesya


" Sya ada apa ini." ucap Ovi dan Yeni bersamaan setelah tiba di meja nya tadi


" Nah, aku sudah buktikan ke kakak kan, aku tidak berbohong, kita disini memang janjian untuk bertemu, tapi kami kesini untuk Langit tidak lebih atau bahkan punya tujuan lain, aku tidak menyangka kalau aku pernah bertemu dan mengenal seorang laki laki bernama Daniel, seorang yang aku kenal dari kecil, seorang laki laki yang sudah aku anggap seperti abang aku sendiri, seorang laki laki yang pernah membuat hati ku berbunga bunga, seorang laki laki yang pernah singgah di hati ku dan memberi banyak harapan yang indah untuk di gapai bersama dalam mahligai rumah tangga, tapi aku sekarang sangat bersyukur sebelum kita masuk ke jenjang pernikahan, aku sudah tahu sifat asli kakak, Allah sungguh sayang sama aku, mulai detik, menit, jam dan hari ini jangan temui aku lagi Daniel, Assalamualaikum."


Ovi yang sudah menggendong Langit juga mengikuti langkah Mesya keluar cafe, baru saja beranjak keluar dari cafe sudah di tunggu dengan wanita yang telah merebut Daniel dari genggaman nya.

__ADS_1


" Wao, loe hebat juga ya, ngelepas Daniel dan sekarang mendapatkan laki laki yang tampang juga, benar berarti gosip yang beredar selama ini, wanita munafik, wanita murahan, wanita matre, yang bersembunyi di balik wajah polos nya, mas jangan sampai kamu tergoda dia." ucap Caca sambil menunjuk Mesya yang ada di hadapan nya.


" Bang, tolong bawa pergi Langit dari sini." ucap Mesya pada Ray


Ray membawa Langit pergi, tapi Ray tidak jauh dari tempat Mesya, karena Ray khawatir pada Mesya.


" Sudah bicara nya, sudah puas kamu mencaci aku, selama ini aku diam saja, selama ini aku tidak pernah menghiraukan gosip yang telah kamu sebar di kampus, kenapa? kamu pasti kaget kan, kenapa aku tahu hal itu, aku kira kamu sama seperti Ovi dan Yeni tapi....


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2