CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 281


__ADS_3

" Oke mas, mas hati-hati ya."


" Ya sayang, Assalamualaikum."


" Wa'alaikumsalam."


Sandi mengakhiri panggilan vidio call, walau hanya sebentar, sudah membuat Sandi merasa tenang dengan meninggalkan Kayla sendiri di hotel


Sandi Pov


Beberapa hari ini, aku merasa heran dengan kondisi Kayla, dia lebih sering mengangtuk dan porsi makanannya juga semakin banyak, di tambah lagi sekarang makanan yang dia sukai, dia menolaknya malah lebih suka memakan makanan yang terasa gurih di lidahnya.


Aku merasa selama kita menikah belum pernah dia mendapatkan tamu bulanannya, apa mungkin dia hamil, kalau iya rasa bersyukur banget, senang sekali rasanya akan menjadi ayah yang sesungguhnya


Memang selama inj sudah di panggil Ayah sana Cio, namun rasanya beda jika di panggil ayah oleh anaknya sendiri, aku berjanji tidak akan membedakan antara Cio dengan anak kandungku sendiri, dia sudah aku anggap sebagai anak ku sendiri


Hari ini harus ekstra karena pihak investor menghendaki untuk meninjau lokasi jadi mau tidak mau harus menuju lokasi perusahan yang ada di Bali, perjalanan membutuhkan waktu hampir 1 jam di sela perjalanan, aku sempat untuk menghubungi Kayla, semoga sore hari bisa selesai agar aku bisa segera kembali ke hotel menemani Kayla


...🌹🌹🌹...


" Bunda...bunda...." Cio memanggil bundaya setiap mau tidur


Lia merasa kewalahan mengatasi Cio, dia meninta kepada mama Ningsih untuk menghubungi Kayla


Mama Ningsih mengiyakan namun dia membuat janji dengan Cio , jika sudah melihat Kayla harus segera tidur


" Omma... mau bunda." Cio terus merengek

__ADS_1


" Tapu nanti setelah lihat bunda, tidur ya."


" Iya... hiks hiks....bunda..."


" Oke, diam dulu, kalau bunda lihat Cio menangis, bunda tidak mau angkat telpnya."


Cio diam kemudian mama Ningsih melakukan panggilan kepada Kayla


" Assalamualaikum Ma."


" Wa'alaikumsalam Kayla, maaf mama ganggu ya, ini Cio mau lihat kamu."


" Bunda... bun..bunda Cio kangen bunda." padahal baru sehari semalam


" Hallo sayang, kok nangis, kenapa?."


" Anak ganteng, tidka boleh nangis." Kayla memandang wajah Cio dari layar ponselnya


" Bunda.... ikut.... bunda..."


" Sayang, dengerin bunda, Cio sudah besar, bisa bobok sendiri, kan kemarin sudah janji sama bunda mau tidur sendiri."


" Iya...." Cio menganggukan kepalanya


" Anak ganteng dan pinter, nanti kalau mau pulang di bawakan oleh-oleh tidak."


" Mau.... Cio mau batman."

__ADS_1


" Oke, nanti bunda bawakan batman ya..."


" Yeay.... Cio mau di bawain batman... oma sama bunda." Dia sudah kegirangan dan lapor pada omanya


" Oke, sekarang Cio bobok ya."


" Iya... dada. dadada bunda." Cio melambaikan tangannya kepada Kayla


...🌹🌹🌹...


Acara pertemuan dengan investor telah selesai, Sandi segera ingin kembali ke hotel untuk menemui istrinya


" Riko, kita langsung ke hotel saja."


" Baik pak, untuk laporan akan saya buat nanti malam pak, dan akan segera saya serahkan kepada bapak."


" Oke." mobil melaju ke arah utara dengan kecepatan sedang, sore itu lalu lintas di kota Denpasar lumayan padat


Sopirnya sudah cukup ahli dan hafal betul dengan kondisi lalu lintas yang ada disana, sehingga tidak perlu was-was lagi untuk cepat sampai di hotel


Sebentar lagi adzan magrib dan perjalanan masih lumayan setengah lagi, Sandi meminta untuk berhenti di masjid melaksanakan sholat magrib


Sandi dan Riko turun dari mobil dan masuk kedalam masjid....


...🌷🌷🌷...


...**To be continued ❤...

__ADS_1


__ADS_2