
"Kamu beruntung banget Mel, cinta kalian sudah tidak terhalang oleh waktu dan status, perasaan kalian masih sama seperti dulu." Ujar Devi
Deg
Jantung Sindi seperti berhenti untuk sesaat setelah mendengar penuturan kedu wanita di hadapan nya, air mata nya sudah siap meluncur tapi di tahan, karena ia tidak ingin menangis di hadapan mereka, sangat menyedihkan bukan kalau Sindi harus menangis di hadapan wanita yang di cintai oleh suami nya itu, Sindi memutuskan untuk pergi ke toilet saar air mata nya sudah hamoir tidak terbendung lagu.
Di dalam toilet wanita Sindi menumpahkan air mata nya, ia kembali teringat pada kejadian dimana diri nya di tinggal saat di pantai dan saat pulang dari RS alasan dimana hari itu Irsyad bilang kalau banyak pekerjaan akhir nya pulang telat ternyata Irsyad di sana sedang menemani Mela merawat Tia.
"Jadi bang Irsyad pulang terlambat karena pergi menemani Mela karena Tia sakit, dimana saat itu aku menunggu nya sampai terlambat makan malam bahkan aku masih setia menunggu bang Irsyad pulang, hiks...hiks...hiks..., kenapa aku begitu menyedihkan sekali, harus nya aku sadar sejak dulu kalau bang Irsyad sama sekali tidak mencintai ku, dia hanya mengasihi hidup ku yang hancur dan berantakan, apa yang harus aku lakukan sekarang." Ucap Sindi
Cukup lama Sindi berada di dalam toilet, beberapa kali Sindi membasuh wajah nya yang sembab karena menangis.
__ADS_1
Sindi menantap pantulan diri nya di dalam cermin besar di hadapan nya.
"Aku harus kuat demi bayi ku, mama selalu mengatakan bahwa banyak cobaan datang dalam pernikahan, aku yakin ini hanya cobaan untuk hubungan kami, aku percaya suatu saat bang Irsyad akan mencintaiku dengan sepenuh hati nya, ya aku pasti bisa melewati ini." Sindi menyakinkan diri nya sendiri, setelah merasa cukup percaya diri untuk bersaing dengan Mela, Sindi kembali menemui Mela dan Devi
"Kenapa lama banget Sin? kamu baik-baik saja kan?." Tanya Devi, karena Devi perhatikan sikap Sindi berubah setelah kedatangan Mela
"Aku baik-baik saja mbak, tadi aku agak lama karena mendadak perutku melilit."Jawab Sindi
"Udah ayo lanjutin makan nys, sayang banget padahal menu yang kamu pesan itu best seller loh di sini." ucap Devi
"Iya mbak Devi." Sindi hanya memakan beberapa suap saja makanan nya rasa lapar sudah hilang sejak tadi, karena sudah sangat tidak berselera untuk makan, Sindi mengajak Devi dan Mela untuk melanjutkan acara belanja nya mereka ber 3.
__ADS_1
Sindi membeli beberapa longdress yang berukuran besar....
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...
__ADS_1