
" Di hati abang sudah ada nama adik dari dulu, sejak kita pertama kali bertemu di dalam universitas. Abang sempat akan menolak mama nya Langit tapi abang tidak bisa menolak karena bagaimana pun juga almarhumah Fina adalah pilihan dari ke dua orang tua abang, abang sempat putus asa juga saat tahu sayang akan menjadi milik orang lain, abang egois ya, meskipun abang sudah menikah tapi hati abang hanya ada nama kamu, abang pernah mencoba untuk menerima istri abang dulu tapi tetap tidak bisa, saat kita bertemu di RS, beberapa kali abang mencoba untuk menolak keberadaan sayang, tapi Allah berkehendak lain, saat status abang sudah menjadi duda dan sayang sendiri, Tapi akhir nya jodoh yang di siapkan untuk abang, memang belun sampai waktu nya untuk bertemu, dan ketika di ijin kan bertemu dan memilik nya, abang tidak ingin berpidah lagi selama nya. Walaupun terpisah, abang hanya mau maut lah yang memisahkan kita nanti nya. Tetap lah di depan abang, bukan di samping abang, kalau sayang ada di depan abang bisa tahu, kemana tujuan abang
Ababg tidak akan menoleh lagi ke belakang, karena masa depan tetap di depan, dan masa depan abang adalah Mesya, istri abang satu satu nya. Ucap Ray dan tidak terasa buliran air mata keluar dari mata Mesya, ia begitu terharu dengan kata kata suami nya. Terima kasih abang, karena sudah mencintai adik. Cup satu kecupan di bibir Mesya. Jangan menangis sayang, air mata sayang sangat berharga buat abang. Mesya pun memegang ke dua pipi Ray, sambil berkata. Ini bukan air mata kesedihan abang, tapi kebahagian, karena adik bisa mendapatkan seorang suami yang luar biasa, apalagi menikah dengan seorang duda tampan dan kaya bahkan adik juga dapat bonus, bonus nya adalah Langit. Semoga Allah menjadikan kita keluarga yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah. Cup. Mesya pun mendaratkan satu kecupan di bibir sang suami nya, tapi Mesya tidak melepaskan, bibir mereka saling bertemu dengan lama, tapi hanya kecupan, Ray yang mendapat serangan mendadak, tidak menyia nyikan begitu saja, Ray langsung me...lu...mat bibir tipis sang istri, Mesya pun sekarang sudah bisa membalas nya meskipun masih amatir tapi Ray senang karena istri nya sudahulai belajar untuk mengimbangi permain nya.
Hari resepsi Ray di gelar, kini Ray dan Mesya sedang di make up, Mesya yang hanya mengikuti semya apa yang sudah di siap kan Ray, tapi satu hal Mesya belum melihat ruangan tempat resepsi karena akan menjadi kejutan untuk nya.
Mesya yang telah selesai di make up oleh MUA terkenal, dan gaun putih bak princes yang sengaja di buat oleh kakak nya siapa lagi kalau bukan Kyala, Mesya kini benar benar cantik bak putri kerajaan.
__ADS_1
" Ceklek." Pintu terbuka Ray masuk ke dalam kamar dimana istri nya di make upa.
" Sayang." panggil Ray.
" Ini Mesya kan istri abang." Ucap Ray sambil mengamati istri nya dari atas sampai bawah.
" Iya abang lupa, soal nya yang sekarang abang lihat ini bidadari yang sambil tersenyum pada abang." Jawab Ray.
__ADS_1
" Abang gombal nya tidak selesai selesai. Abang juga tampan malah sangat tampan." ucap Mesya
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1