CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 270


__ADS_3

Sandi kemarin yang hanya mendengar cerita dari Kayla saja sudah geram apa lagi sekarang, Sandi melihat sendiri kejadian itu walaupun hanya sekedar rekaman dari istri abang iparnya, pantas saja kemarin bang Lian langsung menelpon dirinya.


" Saya harus bagaimana bang, jujur saja kemarin saat Kayla bercerita kepada ku, aku sangat marah, ingin sekali langsung aku jatuhkan keluarga Wibowo, jujur bang, aku minta maaf dulu sebelumnya, mungkin masalah ini keluar di karenakan dulu anak pak Sigit Wibowo bernama Karin, sempat di perkenalkan kepada ku, tapi aku menolaknya karena dia bukan wanita baik-baik bang, kalau hanya meminta barang-barang beli ini itu aku tidak masalah bang, mungkin saat sudah menikah aku bisa membimbingnya, lha ini bang, pernah saat aku repot dan mama papa tidak sedang berada di sini, aku titipkan Cio pada Karin, apa coba bang?," Juna dan Lian menggelengkan kepalanya


" Cio mendapat perlakuan yang tidak pantas bang, meskipun Cio hanya keponakan ku, tapi aku sudah menjadikan Cio anak sendiri bang, Cio di kurung di dalam kamar dan tidak di kasih makan seharian di karenakan Cio telah memecahkan vas bunga kesayangan Karin dan ibunya, aku geram bang, langsung saja aku ambil Cio dan aku juga memblok semua akses Karin kepada ku dan keluarga bang ." Sandi menceritakan semuanya


" Wah ini sudah tidak benar San, Cio hanya anak kecil sudah dapat perlakukan seperti itu, kita juga sudah menganggap Cio adalah anak kita juga San, ini bagaimana bang." Lian bertanya pada Juna


Juna mulai memberitahukan ide-idenya, kalau dia nanti akan menarik saham di perusahaan Wibowo, agar mereka bisa bertemu


...🌹🌹🌹...


" Hah, apa ini yang terjadi, kenapa saham kita turun secara drastis seperti ini," Wibowo duduk dengan menekan pelipisnya

__ADS_1


" Maaf Tuan, perusahaan dari keluarga Pamungkas serta Wijaya menarik saham mereka Tuan." Jawab asisten dari Wibowo


" Kita ada salah apa sama mereka."


" Maaf Tuan, kalau boleh saya kasih saran lebih baik Tuan bertanya langsung kepada Tuan Arjuna, Tuan Lian serta Tuan Sandi Tuan, agar kita tahu apa yang membuat mereka menarik saham di perusahaan ini."


" Baiklah, coba kamu telp perusahaan mereka, buat janji pada mereka, kalau bisa malam ini kita sudah tahu jawaban dari mereka."


" Baik Tuan."


...🌹🌹🌹...


" Sudah bang." Jawab Lian

__ADS_1


" Sudah bang." Sandi juga menjawab


" Oke, nanti malam biar abang dulu yang berbicara nanti baru kamu ya dek berbicara, kita berdua mau lihat seberapa kamu menperjuangkan istri kamu." Juna berbicara sambil menunjuk pada Sandi


Sandi yang di tunjuk oleh Juna, hatinya sepeti di tancap pisau yang sangat dalam, karena nanti dia harus membuktikan kalau Kayla layak di perjuangkan


" Siap bang,"


" Oke, jangan sampai kita bertiga cerita kepada siapapun, nanti kalau sudah waktunya baru kasih tahu daddy dan oppa, abang tidak mau kalau daddy dan oppa tahu, pasti kalian akan tahu akhirnya seperti apa,"


Sandi dan Lian mengerti apa yang di ucap oleh Juna, Daddy dan Oppa adalah sosok orang yang berdarah dingin, mereka tidak mau orang-orang yang di sayangi di ganggu oleh siapa pun


Sandi, Lian dan Juan berkata kepada istri mereka masing-masing kalau tidak bisa pulang cepat di karenakan ada pertemuan dengan klien mereka dan untung saja istri mereka tidak ada yang menaruh curiga

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...**To be continued ❤...


__ADS_2