
" Manis." Ucap Juna lagi
" Padahal Ais buatnya gak pakai gula, tapi karena abang lihat Ais, tehnya terasa manis.
Juna hampir saja menyemburkan teh tersebut karena Juna tidak bisa menahan ketawanya.
Ais langsung menepuk punggung Juna
" Ini mau lari kemana dek?." Tanya Juna lagi
" Kita lari ke lapangan Brawijaya aja ya bang."
" Boleh." Jawab Juna
" Bentar bang, Ais pamit sama bapak dulu ya!". Ucap Ais
" Iya."
Juna menunggu Ais di bawah, tak lama Ais datang
" Ayo bang."
🌹🌹🌹
Juna menghentikan mobilnya didepan lapangan, Juna turun bersama dengan Aisyah, cukup ramai yang lari di area lapangan.
Juna dan Ais mulai melakukan pemanasan terlbih dahulu. setelah melakukan pemanasan mereka berdua lari
" Biar gak capek, gimana kalau kita main tebak-tebakkan." Ucap Ais
" Boleh." Jawab Juna
" Kucing, kucing apa yang romantis?." Tanya Ais
" Kucing pacaran." Jawab Juna
" Salah." Ucap Ais
__ADS_1
Juna nampak berfikir." Gak tahu abang dek nyerah." Ucap Juna saat Juna tidak menemukan jawabannya
" Kucingta dirimu." Ucap Ais sambil menoel pipi Juna
Juna hanya tertawa saat mendengar jawaban istrinya.
" Abang tau gak bedanya Abang sama patung di pelabuhan tanjung perak?." Tanya Ais
" Ya beda dek."
" Apa?." Ucap Ais
" Patung netap di pelabuhan, sedangkan abang bisa pergi kemana-mana."
" Salah." Jawab Ais
" Gak tahu nyerah dek." Ucap Juna
" Kalau Patung punya pemerintah sedangkan abang hanya punya Ais," Ucap Ais sambil tersenyum
" Abang tahu nggak tanggal 28 Oktober sama 28 November?." Ucap Ais yang menghentikan larinya, Ais membalikkan badannya memandang Juna
Juna menghentikan larinya. " Gak tahu sayang." Jawab Juna
" Kalau 28 oktober hari sumpah pemuda, kalau 28 November hari sumpah janji setia sehidup semati abang ke adik." Ucapnya sambil berlari
Juna tertawa dan kemudian mengejar istrinya
" Abang tau gak? bis-bis apa yag buat hati senang." Ucap Ais
" Bisa makan." Jawab Juna
" Salah." Ucap Ais
" Jadi apa?." Tanya Juna
" Bisa nikah sama abang." Ucap Ais sambil tersipu malu
__ADS_1
Juna tidak henti-hentinya tertawa saat Juna di gombalin sama istrinya
Setelah capek lari beberapa kali putaran, Juna dan Ais duduk dengan meluruskan kakinya sambil bercanda.
" Udah pulang yuk dej, Kita mau siap-siap." Ucap Juna
" Iya bang tapi bantuin Ais berdiri." Ucap Ais sambil nengarahkan kedua tangannya untuk minta tolong
Juna memegabg tangan Ais, dan Ais langsung berdiri. Mereka berdua berjalan menuju mobilnya yang terpakir di dekat lapangan
Ais tersenyum memandang Juna saat mereka sudah di dalam mobil.
Juna juga tersenyun memandang Ais, Juna kemudian mengusap kepala Ais
" I love You bang."
" I Love You too sayang." Ucap Juna dengan mengemudikan mobilnya.
🌹🌹🌹
" Bang Ais mau mandi dulu ya, kita pakai baju cauple yang ini ya,." Ucap Ais memegang baju yang berwarna biru, Baju yang berbahan kaos dan berlengan panjang.
" Boleh." Jawab Juna sambil mengambil baju yang di pegang Ais, Abang mandi ya."
" Ais mandi setelah abang." Ucap Ais
" Udah ayo mandi." Ucap Juna
" Ih abang, Adik malu bang." Ucap Ais sambil melotot
" Anak kecil pikirannya sudah kotor,." Ucap Juna sambil mengusap kepala Ais, Juna kemudian masuk kedalam kamar.
Ais masih berdiri di depan meja rias
🌷🌷🌷
Nulis ini di temani dengan hujan yang lumayan deras. happy reading ❤😚
__ADS_1