CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 165


__ADS_3

" apa, aku tidak mau, aku tidak mau menerima darah dari orang yang pernah nyakitin hati istriku


" bro tolong sampingkan dan turunkan ego kamu, lihat...lihat coba kamu lihat, (Arman menunuk ruang ICU) istri kamu di dalam sana lagi pertaruhkan nyawa, antara hidup dan mati dan lihat sana lihat (Armna menujuk ruang bayi), disana ada anak kamu, tidak hanya 1 ada 4 disana yang sedang menunggu ibunya, apa kamu siap kalau terjadi apa-apa sama Tika dan apa kamu sudah siap kalau suatu saat anak-anak kamu bertanya dimana ibunya, apa kamu siap kalau anak-anak kamu tahu kalau ibunya tiada karena keegoisan ayahnya, iya aku ingat Dinda pernah menyakiti hati istri kamu, tapi sekarang Dinda dengan iklas mendonorkan darah buat istri kamu tanpa ada embel-embelnya, (Arman ikut emosi melihat Bagas)


mereka semua tidak pernah melihat Bagas sekacau begini,


" Gas. tolong dengerin aku dulu, aku iklas bantu istri kamu, aku mendonorkan darahku hanya untuk membalas kebaikan istri kamu ke aku Gas, hanya itu tidak lebih, setelah kejadian itu, hatiku terbuka Gas, kamu harus bersyukur memiliki istri seperti Tika Gas, dia manusia berhati malaikat, dia tidak pernah dendam sama aku setelah aku menyebabkan calon anak kalian tiada sebelum lahir di dunia, aku selalu iri melihag istri kamu, kenapa ada wanita yang sagat baik dan tulus hatinya, jadi tolong terima ya, aku mohon Gas, aku mohon. (Dinda ikut berbicara)


" nak tolong pertimbangkan semuanya, semakin kamu lama itu semakin menyiksa istri kamu, tolong nak, tolong kamu fikirkan, (ucap mama,)


Bagas masih berfikir berulang-ulang, sedangkan Tika yang berada di ruangan ICU dengan tubuh penuh dengan alat medis


didalam alam sadar Tika, Tika duduk disebuah tempat yang asing bagi Tika, ada anak kecil perempuan cantik berwajah bersinar tersenyum menghampirinya dan dibelakangnya ada sosok perempuan yang masih sangat muda berwajah seperti dirinya, kalau dilihat seperti usia Tika, mereka berdua menghampiri Tika


" Assalamualaikum Mommy, nak (ucap anak kecil dan wanita paruhbaya)


" Wa'alaikumsalam, kalian siapa?

__ADS_1


" nak, ini ibu nak


" ibu?


" iya ini ibu kamu


" ibu, Alhamdulilah Ya Allah hamba akhirnya bisa bertemu dengan ibu


" kamu cantik sekali nak, kamu pasti bahagia ya selama ini


" dia putri kamu sama Bagas yang belum sempat lahir ke dunia nak


" jadi dia (Tika mengingat kalau dulu pernha hamil tapi Tika mengalami kecelakan dan menyebabkan anak yang di kandungnya tiada) , nak itu kamu nak


" (anak perempuan itu tersenyum). iya mom,


" nak kamu cantik sekali, wajah kamu seperti Daddy kamu nak

__ADS_1


" terima kasih Mommy, Aisyah juga sudah bertemu dengan Daddy Mom, Daddy Aisyah Ganteng sekali,


Tika beralih menghadap ibunya


" ibu, Tika tinggal sama ibu dan Aisyah ya?


" tidak nak, kamu belum saatnya tinggal bersama kami, kamu pulang ya, suami beserta anak-anak kamu menunggu kamu nak, kamu pulang ya, kami berjanji suatu hari nanti pasti kita berkumpul lagi nak,


" tidak ibu Aisyah, (Tika menangis)


dan di alam nyata para Dokter berlari untuk memberi bantuan kepada Tika, karena Tika kejang-kejang lagi


" Dok, ini ada apa Dok?


...--------...


stay terus ya kak, jangan lupa tinggalin jejak ok, terima kasih

__ADS_1


__ADS_2