
" Gimana kabar loe? dan calon ponakan gue." Naya bertanya pada Sindi
" Kita berdua baik, baik banget malahan, bang Irsyad menjaga kita berdua dengan baik." Sindi bercerita dengan melirik melihat Irsyad
" Alhamdulilah, syukur lah kalau begitu, aku ikut senang mendengar nya." Jawab Naya
" Kamu bawa apa itu Nay?." Tanya Sindi yang melihat Naya bawa sesuatu
" Kamu seperti tidak kenal sama Naya aja Sin!!!." Jawab putra
" Karena loe bawa banyak oleh-oleh makanan, ya apa yang di bawa kalau tidak ngabisin makanan yang loe bawa Sin." Lanjut Fikri
" Ha....ha...ha...ha." Sindi tertawa geli mendengar penuturan dari Fikri
" Terima kasih ya telah ikut menjaga Sindi dengan baik sebelum aku sama Sindi bertemu bro." Ucap Irsyad pada Fikri setelah Sindi dan Naya pergi masuk ke dalam rumah
" Heh, kenapa loe ngucapin terima kasih ke gue, harus nya gue yang bilang terima kasih pada loe, karena loe sudah ngorbanin masa depan loe untuk nikahi Sindi, gue percaya sama loe bro, gue yakin loe bisa bahagiain Sindi dan anak nya." Jawab Fikri
Sementara di dapur rumah mama Citra, Sita dan Naya sedang menyiapkan bahan-bahan yang akan mereka panggang, Sindi datang dari kamar lalu membantu adik serta sahabat nya itu
Mereka bertiga berjalan beriringan menuju halaman rumah Sindi, dimana di sana sudah ada papa Angga, suami nya serta Fikri calon suami dari Naya sahabat nya
Irsyad mengambil nampan berisi sosis yang akan di panggang lebih dulu, di letakkan sosis dengan rapi di atas panggangan dan Fikri yang bertugas mengipas-ipas bara api nya, sedangan papa Angga yang menata kalau sudah matang
Di teras rumah Sindi, Sita, Naya serta mama Citra sedang duduk, tidak lama Sita memetik gitar nya mencari nada yang pas
Sindi yang sudah lama tidak bernyanyi pun ikut antusias meminta adik nya untuk membawakan lagu dari RAN yang berjudul Ku lakukan semua untuk mu
Dengan antusias Sita memainkan senar gitar nya mengiringi Sindi bernyanyi
Hanya denganmu aku berbagi
Hanya dirimu paling mengerti
Kegelisahan dalam hatiku
Yang selama ini tak menentu
__ADS_1
Tak ada ragu dalam hatiku
Pastikan aku jadi cintamu
Seiring waktu yang tlah berlalu
Mungkin kau yang terakhir untukku
Akan kulakukan semua untukmu
Akan kuberikan seluruh cintaku
Janganlah engkau berubah
Dalam menyayangi dan memahamiku
Pegang tanganku, genggam jariku
Rasakan semua hangat diriku
Tak ada yang lain di hatiku
Akan kulakukan semua untukmu
Akan kuberikan seluruh cintaku
Janganlah engkau berubah
Dalam menyayangi dan memahamiku
Akan kulakukan semua untukmu
Akan kuberikan seluruh cintaku
Janganlah engkau berubah
Dalam menyayangi dan memahamiku
__ADS_1
Inilah cintaku kuberikan untukmu
Setulus hatiku kuberikan untukmu
(Akan kulakukan semua untukmu
Akan kuberikan seluruh cintaku)
Akan kulakukan untukmu
Akan kuberikan seluruh cintaku
Janganlah engkau berubah
Dalam menyayangi dan memahamiku
(Akan kulakukan untukmu
Akan kuberikan seluruh cintaku)
Janganlah engkau berubah
Dalam menyayangi dan memahami
Dalam menyayangi dan memahami
Dalam menyayangi dan memahamiku
Dan memahamiku
Irsyad di buat terpana mendengar dan melihat Sindi bernyanyi, sampai Irsyad terbengong melihat Sindi bernyanyi tanpa sadar Fikri memperhatikan sahabat nya, dengan bibir menarik ke atas, Fikri terus memperhatikan tingkah laku sahabat nya seperti tidak percaya kalau suara barusan itu adalah suara dari istri nya sendiri
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
__ADS_1