
" Astagfirullah, orang tua macam apa mereka, kenapa mereka bisa membuang anak kandung mereka sendiri." ucap Ais yang tidak terasa meneteskan air mata nya.
Setelah berbincang bincang tadi, Para laki laki kembali berkumpul, mereka mempunyai rencana ingin membuka cabang panti asuhan yang saat ini di kelola oleh Ais dan Bianca, mommy lebih memilih untuk menempati Oma di rumah.
Tidak terasa, Ray sekeluarga sudah seminggu, besok pagi mereka akan kembali ke Jakarta.
Adam yang ikut makan malam di sana, merasa sedih karena besok ia akan berpisah dengan putra sulung nya, tapi ia menahan nya, karena ia tahu kalau putra sulung tahu ia sedih, sudah di pastikan besok ia tidak akan mau ikut ayah dan bunda nya, putra nya harus menuntut ilmu setinggi tinggi nya.
Saat makan malam, semua nya sudah berada di meja makan, Arion melihat ada ikan goreng yang berada di meja makan.
" Ini ikan Arion?." Tanya Arion kepada ayah nya.
" Bukan, Arion, ikan yang Arion tangkap beberapa hari yang lalu sudah di simpan di tempat yang aman, kan besok mau di bawa pulang kata nya." Jawab Ray.
Arion langsung tersenyum dan wajah berbinar, ia sangat puas dengan jawaban apa yang di ucap kan oleh ayah nya barusan.
Saat makan, semua makan ikan goreng, Arion hanya tempe.
__ADS_1
" Arion makan ikan nya." Tawar Oma kepada cucu nya.
" Banyak duri nya Oma." Jawab Arion.
Mommy menatap pada Mesya, Mesya yang tahu arti tatapan dari mommy nya langsung bersuara.
" Arion pernah trauma mom, pernah makan ikan, duri nya nyangkut di tenggorokan nya." jawab Mesya
...🥀🥀🥀...
Setelah sampai di Jakarta, mereka semua langsung masuk ke dalam kamar mereka masing masing. Keesokan hari nya Arion kesal dengan ke tiga kakak nya, mereka semua memeriksa tas Arion, takut akan membawa hewan peliharaan lagi, Arion mogok tidak mau sekolah lagi kata nya.
Mereka ber empat menuju sekolah dengan menggunakan mobil yang di kendarai oleh mang Asep, dan Tia juga selalu ikut mengantar jemput anak yang mereka asuh sejak kecil, Tia juga sudah menikah dengan Anton yang menjadi supir nyonya Mesya.
" Kak Arka, Arion tidak mau jadi adik kak Arka." Protes Arion saat dalam perjalanan menuju sekolah.
" Kalau tidak mau jadi adik, mau jadi apa?." Tanya Arka.
__ADS_1
Tia dan Asep saling bertukar pandang, heran dengan perkataan Arion.
" Arion mau jadi kakak, kak Arka yang jadi adik, biar Arion yang memeriksa tas kak Arka setiap pagi." Ucap Arion dengan ekspresi wajah yang lucu
" Ran tetap ya jadi adik dan kakak." Ujar Ran.
" Bilang pada bunda." Jawab Arka dengan sabar menghadapi Arion yang suka membantah
" Pulang sekolah Arion akan bilang." Arion berlari meninggalkan ke tiga kakak nya, karena melihat teman teman nya.
" Memang di kira Arion bisa main siapa kakak dan siapa adik nya." Ucap Tia kepada Asep.
" Nama nya anak kecil Mbak Tia." Jawab Asep.
Setelah mengantarkan si kembar ke sekolah, Tia dan Asep langsung pulang dan akan kembali menjemput saat jam sekolah telah usai.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...