CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 135


__ADS_3

Kay melihat jam tangan sudah hampir sore, Kay tidak jadi belanja dan juga tidak kembali ke kantor, Kay mengendari mobilnya pulang kerumah, untung saja berkas-berkasnya tadi sudah di bawa oleh Kay saat keluar makan siang dengan bu Ningsih tadi siang, Fikir kay


🌹🌹🌹


" Omma Oppa Assalamualaikum." Ucap salam Cio setelah masuk ke dalam rumah


" Wa'alaikumsalam." Omma dan Oppa menjawab salam Cio


" San, Gimana ceritanya Cio bisa lepas dari pandangan kamu dan hilang begitu saja, biasanya kamu tidak seperti ini." Ucap mama

__ADS_1


" Maafkan Sandi ma, pa, sudah lalai menjaga Cio, sampai Cio hilang." Ucap Sandi sambil menundukkan kepalanya karen sudah gagal menjaga Cio


" Omma, Oppa jangan marahin ayah, ayah tidak salah, Cio yang salah, tadi Cio bosen ikutin ayah, jadi Cio keluar aja deh, Cio juga tidak pamit sama bi Siti, Bibik maafin Cio ya, mungkin tadi ayah marah-marah ya sama bibik di saat Cio hilang." Ucap Cio


" Tidak den, ayah den Cio tidak marah kok." Ucap bik Siti


" Iya ya, Omma dan Oppa tidak akan marah sama ayah, tapi Cio janji ya, kalau keluar sama ayah jangan begini lagi ya nak, kasihan ayah, pasti ayah tadi sangat bingung setelah tau Cio tidak ada di samping ayah." Ucap Omma lembut sambil membelai kepala Cio


" San,,,?" Omma menatap tajam Sandi untuk meminta penjelasan pada anaknya

__ADS_1


" Cio, mandi dulu ya sama bibik, bau asem nih cucu Oppa." Ucap Oppa menyuruh Cio pergi agar Sandi bisa menjelaskan pada mama dan papa nya


" Gimana San?." Tanya Mama


" Sebenarnya Cio tadi di ajak sama seorang perempuan ma pa, Cio memanggil perempuan itu bunda, dia perempuan yang berhijab panjang ma, seperti Milla, tadi Cio makan es cream sama dia, kalau dilihat dia perempuan yang penuh dengan kasih sayang, dia juga memperbolehkan Cio memanggil bunda." Jelas Sandi pada kedua orang tuanya


" Hah, San kamu tau kan sekarang kalau Cio membutuhkan sosok seorang ibu, memang benar ada mama selagi tidak ada kamu di sisi Cio, tapi rasanya beda San, Omma dan bunda itu beda, apa kamu tadi melihat saat Cio bercerita kalau dia bertemu dengan bundanya, Cio sangat senang nak, kamu tidak boleh larut dalam kesedihan kamu San, Sela sudah meninggalkan kamu di saat malam pertama kalian, apa yang kamu tunggu dari wanita seperti itu, lihatlah sekarang kamu berubah San, sejak berpisah dengan Sela, tunjukkan kalau kamu bisa bangkit dari keterpurukan kamu nak, kalau nanti suatu saat Sela kembali kesini apa dia tidak tertawa melihat kamu tidak bisa bangkit, saat tidur renungkan ucapan mama barusan, mama yakin kamu bisa lepas dari belenggu yang menjerat kamu di masa lalu, sudah tutup lebaran hampa kamu, tataplah kedepan, masih banyak perempuan yang mau sama kamu." Ucap mama


" Tapi ma, tidak mudah untuk lepas dari jeratan ini ma, apalagi dengan status Sandi seorang Duda beranak 1, apa ada perempuan yang mau sama Sandi ma, Sandi memang senang saat bertemu dengan Kayla tapi apa Kayla....

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2