CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 103


__ADS_3

" Ah kak, aku percaya kok sama kakak oke." Jawab Bianca dengan wajah bersemu merah karena hatinya sungguh senang saat mendengar ucapak Lian tadi


Lian menepikan mobilnya di sebuah taman yang sangat indah, disana juga terdapat Caffe outdoor, jadi bisa menikmati pemandangan taman serta menikmati cemilannya,


" Ca, mau pesan apa?." Tanya Lian setelah mereka sampai di caffe


" Em, terserah kakak, aku ngikut aja." jawab Bianca


" Oke."


Setelah memesan mulai makan ringan sampai berat serta minumnya juga


" Pemandangannya bagus ya kak, malam-malam begini pasti banyak yang ke taman."

__ADS_1


Lian memandang wajah Bianca sejak tadi sampai dia tidak tahu kalau Lian mengajaknya berbicara


" Kak." Panggil Bianca lagi


" Eh, apa Ca?." Jawab Lian sambil tergagap setelah mendengar panggilan dari Bianca


" Ih, kakak, padahal aku dari tadi ngajakin ngobrol kakak, kenapa kakak hanya diam saja?." Jawab Bianca dengan manja sambil mengerucutkan bibirnya


" Ah gak apa-apa kok Ca, cuma kefikiran aja," Jawab Lian menutupi kalau dia lagi terpesona sama Bianca


" Kefikiran apa kak?."


" Ya soal tadi Ca, kenapa kamu bisa melawan orang bertubuh besar-besar begitu dengan mudah, lalu mereka siapa? kenapa kamu di minta pulang paksa ma mereka Ca?." Tanya Lian bertubi-tubi

__ADS_1


" Sabar ya kak, habis makan nanti aku jelasin ke kakak, tapi kakak jangan kaget ya, nanti kakak menjauhiku habis tahu siapa aku."


" Ya gak lah Ca, buat apa aku jahuin kamu, oke habis makan kamu harus cerita semuanya kepada ku."


" Sippp."


Pelayan Caffe datang ke meja mereka sambil membawa pesanan mereka, Bianca pertama melihat hidangan itu sangat kaget, kenapa makanan dan minuman yang di pesan itu adalah kesukaannya, apa kak Lian tahu makanan dan minuman favorite dia. sedangkan Lian dari tadi mencuri-curi pandang pada Bianca agar bisa memandang wajah nan cantik gadis yang sudah menjadi target untuk segera melangkah ke jenjang lebih serius lagi, karena tadi Lian mendengar ucapan dari sepupu Bianca kalau Bianca sempat di jodohkan, lebih baik nanti dia tanyakan langsung pada Bianca dari pada menebak-nebak ujung-ujungnya salah dan akhirnya menimbulkan fitnah, Lian awalnya kaget melihat aksinya di restauran tadi, seorang perempuan kalau di lihat dari luar terlihat anggun sekali, tapi setelah mengenalnya agak dekat Bianca tergelong gadis yang unik, banyak sekali kejutan yang aku dapat setelah mengenalnya


Mereka berdua menikmati hidangan yang Lian pesan, Bianca tidak seperti perempuan lainnya, kalau lagi makan sama laki-laki yang statusnya baru kenal pasti bersikap anggun sekali, lha ini malah sebaliknya, dia menjadi sosok perempuan apa adanya, dia tidak mau menjaga image di depan Lian, dan itu membuat Lian menambah rasa kagum dia sama Bianca, kalau di lihat-lihat Bianca sama persis dengan kakak iparnya, siapa lagi kalau bukan Aisyah, Aisyah yang awalnya seperti Bianca tapi di dalamnya penuh dengan kejutan Lain juga tahu kalau Aisyah juga jago bela diri, memang paket komplit kakak iparnya itu, sungguh beruntung abang Junanya mendapatkan istri seperti Aisyah, Aisyah dan Bianca adalag perempuan yang tangguh, mereka perempuan yang hanya beberapa laki-laki yang bisa dekat dengan mereka.


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


__ADS_2