
Sandi menyunggingkan senyuman membaca pesan dari Kayla, Sandi beserta keluarga pulang ke rumah kekuarga Wijaya
...🌹🌹🌹...
Kayla merada lega karena acara lamarannya dengan Sandi berjalan dengan lancar.
" Kak Kay nggak tanya ke bang Sandi kenapa sampai tidak berani menunjukkan identitasnya?." Tanya Mesya
" Nggak" Jawab Singkat Kayla
" Mungkin dia pernah trauma dengan kegagalan." tebak Mesya
" Nggak tahu juga Sya, nanti aku tanyakan kalau kita sudah menikah." Ucap Kayla
" Eh, Kak Kay gimana kalau kakak ajak bang Sandi makan siang di luar." Saran Mesya
" Hah!!! Ngaco kamu dek, mas Sandi itu orang sibuk, bisa-bisa aku di omelin Mommy dan Omma kalau tahu kakak ajak keluar mas Sandi, kita kan belum nikah, belum Sah udah pergi kemana-mana." Ucap Kay sewot
" Ya, adik kan bisa ikut kalian, nemenin kalian berdua supaya nggak berduan aja." Tawar Mesya
" Hmmm, gimana kalau aku minta kiriman makan siang aja dari mas Sandi?." Kedipan kayla
" Boleh juga tuh, anggap aja mas Sandi masih menjadi si mesterius SW". Timpal Mesya sambil cekikik
__ADS_1
Kayla pun menggerakkan jari-jari lentiknya untuk mengirim pesan chat kepada Sandi.
" Assalamualaikum."
Sandi yang tampak sedang mengetik, matanya melirik ke arah ponselnya yang berbunyi tanda ada pesab chat masuk, laki-laku cool itu pun meraih pinselnya, Sandi tersenyum tipis melihat chat dari Kayla
" Wa'alaikumsalam, Ada apa Dek?." Balas Sandi
" Dik, mas Sandi balas nih." ucap Kay membaca pesan dari Sandi, sedangkan Mesya ikut nimbrung membaca pesan dari calin abang iparnya
" Ciye, sudah di panggil adik sama calon abang ipar, udah tanya aja, bang Sandi makan siang sama siapa?." Ucap Mesya, Kayla mengangguk
" Nanti makan siang dengan siapa mas?." Tanya Kay yang membalas pesan dari Sandi
" Nggak, seperti biasanya si SW tidak pernah mengirimkan makan siang lagi." Balas Kay
Kayla langsung menyingkirkan ponselnya. " Aaaaa!!!! aku malu menanyakan hal itu dik, ini semua gara-gara kamu ya." Ucap Kay sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya
Mesya hanya cengar-cengir, benar-benar lucu ya, pasangan yang udah lamaran tapi masih malu-malu begini
Tring!!!
" Kak, ada balasan dari bang Sandi tuh!!!." Tunjuk Mesya ke arah ponsel Kayla
__ADS_1
Kayla meraih ponselnya dengan jantung berdebar, entah apa nanyi yang ada di fikirannya Sandi dengan sikapnya itu
" Adik emang tau siapa SW, adik mau di pesankan makanan apa?." Balas Sandi
" Aaaa!!! Mesya,. kamu mau makan apa dek?." Seru Kayla sambil membaca balsdan Sandi." Mas Sandi tanya."
" Tuh kan, Nggak mungkilah calon suami nggak bakalan membelikan calon istrinya makan siang." jawab Mesya
" Seperti yang biasa SW kirim." Balas Kayla
" Adik di situ ada teman? atau cuma sendirian, kan hari ini Cio tidak ke butik?." Balas Sandi lagi
" Ada satu, di bungsu lagi di sini mas Sandi ." Balas Kayla
Sandi hanya mengirimkan balasan emotion tersenyum
" Gimana?." Tanya Mesya setelah melihat kakak perempuannya meletakkan ponselnya di atas meja
" Tunggu aja, nanti mas Sandi mengirimkan makan siang untuk kita." Jawab Kayla
" Tapi, kakak malu dek, kesannya kakak matre banget nih, minta kiriman makan." sambung Kayla sambil mengerucutkan bibirnya ke depan, dan itu membuat Mesya tertawa terbahak-bahak
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...