CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 108


__ADS_3

" gue tidak mau kalau harus berpisah sama Vika, Vika adalah wanita satu-satunya yang bisa membuat aku bangkit atas keterpurukanku, mama tidak boleh pisahin kita berdua, kita saling mencintai, gue harus cari cara agar mama tidak memaksakan kehendaknya.(guman Arman didalam hati)


sesampai dirumah Vika dan Arman langsung istirahat sampai-sampai mereka lupa kalau belum makan, karena fikiran mereka masih terpusat atas ucapan mama tadi,


sekitar pukul 02.00 dini hari, Vika terbangun untuk melaksanakan sholat Tahajud memohon dan meminta pertolongan kepada Allah atas kegundahan hatinya,,,, selesai sholat Vika mendekat di depan kaki suaminya, Vika meminta maaf kepada suaminya atas kejadian kemarin dirumah orang tuanya, Arman yang mengetahui Vika akan mencium kaki suaminya langsung menarik kakinya dan bangun dari tidurnya untuk memeluk istrinya


" mi kamu kenapa?


" tidak apa-apa pi, (Vika masih menutupinya)

__ADS_1


" kamu tidak oandai berbohong mi, papi tahu kalau mami masih berfikir atas ucapan mama,


Vika diam saja tidak mengangguk dan tidak menggeleng


" mi, kita ini suami istri, apa pun yang membuat beban di fikiran mami cerita ke papi, apapun itu kita selesiakan sama-sama sayang, papi tidak mau kalau mami sakit, (Arman membelai pipi Vika dan memeluknya)


" sudah mi jangan menangis lagi, kita hadapi sama-sama, ini semua sudah jalan dari Allah mi, kita sebagai manusia harus bisa menjalaninya, ingat mi, Allah tidak akan memberi cobaan melebihi kekuatan Hambanya


" tapi pi, apa yang dikatakan mama benar, aku wanita yang tida berguna, aku wanita yang tidak sempurna pi, aku sudah mempunyai jawabannya pi, tidak usah menunggu 2 bulan lagi, papi bisa melepas mami dan papi bisa mencari wanita lain untum memberi papi keturunan pi, (Vika berbicara dengan uraian air mata di pipinya)

__ADS_1


Arman langsung melepasnya dan pergi dari hadapan Vika, Arman pergi kemana Vika pun tidak tahu, Vika menangis di ruang tamu sampai tidur di ruang tamu


jam 5 pagi Arman pulang dan melihat istrinya tertidur di kursi ruang tamu membuat hatinya sakit sakit yang begitu dalam, dimana kemarin dia melihat dengan mata kepalanya sendiri istrinya di caci maki sama mamanya dan 2 jam yang lalu istrinya berkata kalau akan melepas dia untuk mencari istri baru yang bisa memberi dia keturunan, dari satu sisi Arman melihat istrinya dengan mudah mengucapakan hal itu meskipun Arman tahu dibalik ucapan istrinya, istrinya sangat kecewa dan merasakan sakit yang begitu dalam, di sisi lain Arman tidak pernah berfikir kalau kebahagian tidak terletak pada anak atau mempunyai anak berapa, yang terpenting adalah dia bahagia, keluarganya harmonis tidak ada saling menyakiti, tidak ada saling menuntut. Arman mengangkat tubuh istrinya masuk kedalam kamar dan membaringkan di atas temoat tidur mereka, setelah itu Arman bergegas mandi dan pergi untuk Dinas, padahal jam Dinas masih 3 jam lagi, tapi Arman memilih untuk pergi dari rumah agar istrinya tidak membicarakan hal yang tidak akan dia lakukan,


Vika terbangun dari tidurnya, Vika kaget karena seingat Vika berada di kursi ruang tamu kenaoa sekarang malah pindah ke kamar, apa mungkin suaminya, tapi kemana suaminya sekarang,


-----------------


stay terus ya kak, jangan lupa Like, Rate, Vote dan Tips ya kak, terima kasih

__ADS_1


__ADS_2