CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 189


__ADS_3

"Kamu tidak mendengar ucapan mommy nak, mommu hanya meminta satu hal pad kalian berdua


Irsyad bangkit dan pergi, hendak meninggalkan rumah nya.


"Bang Irsyad tunggu bang." Sindi segera berlari mengejar Irsyad, tapi langkah nya tertahan oleh mommy, mommy memeluk tubuh Sindi dan meminta Sindi bersabar dan sama merenungkan.


"Sudah Sindi jangan lagi mengejar Irsyad biarkan Irsyad merenungkan apa yang telah ia perbuat terhadap kamu, begitu pun sebalik nya kamu juga harus merenung dan meminta pentujuk." Ucap mommy...


"Tapi mommy ini tidak seperti yang mommy fikir kan, mommy salah sudah salah paham." Ucap Sindi


"Sindi mommy mohon jangan lagi kamu menutupi kesedihan kamu nak, biarkan mommy menjaga kamu, mommy juga akan melindungi kamu, kamu sudah seperti putri mommy sendiri Sindi." Ucap mommy


Irsyad pergi dengan mobil nya, ia memutuskan pantai tempat untuk tujuan nya saat ini, Irsyad memakirkan mobil nya di sembarangan tempat, ia berjalan mendekati pantai yang terlihat sepi di pagi hari, dan juga ini hari jam kerja jadi sepi dengan pengunjung.


Irsyad berjalan menembus air, ia membiarkan ombak menghantam tubuh nya. "Apa yang harus aku lakukan sekarang, Sindi dan mommy mereka sudah salah paham dengan ku." Ucap Irsyad


"Bagaimana aku harus menjelaskan nya, mommy aku tidak pernah mendapatkan kemarahan mommy seperti tadi...

__ADS_1


Sudah menunggu sampai sore hari, tapi tidak ada tanda-tanda Irsyad akan kembali pulang, Sindi menunggu di dalam kamar nya dengan perasaan cemas, bahkan sejak siang Sindi tidak henti henti nya menghubungi Irsyad, tapi ponsel itu tidak pernah terhubung.


"Mommy...mommy." Panggil Sindi


"Ada apa nak, kenapa kamu berlarian." Jawab mommy


"Sindi tidak tahu lagi harus bagaimana, ponsel bang Irsyad sejak tadi tidak bisa di hubungi mom." Ucap Sindi


"Bagaimana kamu akan menghububgi Irsyad, bahkan dia pergi tanpa membawa ponsel nya." Mommy memberikan ponsel milik Irsyad dan menjelaskan bahwa seorang bibik menemukan ponsel itu saat merapikan kamar tamu yang semalam Irsyad tiduri.


"Sudah lah nak, Irsyaf memang sedari kecil seperti itu, bahkan dengan mommy saja ia lebih sering menutupi perasaan nya yang sebenar nya, ia tidak bisa membiarkan orang lain menderita atau merasa kecewa, mungkin itu alasan nya ia belum bisa mengatakan kebenaran pada kamu." Ucap mommy


"Tapi mom saat ini bang Irsyad sangat marah, karena mommy membela Sindi, mommy sampai marah hanya untuk sebuah kesalah pahaman." Jawab Sindi


"Mommy juga sangat menyesal karena tidak membiarkan Irsyad menceritakan kejadian yang sebenar nya terjadi." Ucap mommy


"Sindi tunggu ayo ikut mommy." Ajak mommy pada Sindi

__ADS_1


Mommy membawa Sindi menuju kamar Sindi, mommy meraih ponsel milim Irsyad dna mulai mengisi daya ponsel nya, serekah menunggu beberapa saat, Mommy menyalakan ponsel putra nya.


Terlihat ponsel itu sudah mulai menyala dan menampilkan beberapa aplikasi, dengan cepat mommy membuka kontak pesan dalam ponsel tersebut.


Irsyad


"Mela apa saat ini Sindi masih bersama kalian, aku sudah menghubungi Devi, tapi ponsel nys tidak aktif sejak siang tadi, Devi memberitahukan kalau kamu juga ikut pergi bersama mereka..." Isi pesan Irsyad untuk Mela saat Mela, Devi dan Sindi berada di mall kapan hari


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...

__ADS_1


__ADS_2