
Di seberang Kota besar ada sosok wanita cantik baru saja menyelesaikan sekolah menengah atasnya ya dia adalah Bianca, teman-temannya memanggil dengan sebutan Bian.
Ini adalah hari yang di nanti oleh Bia selama enam tahun terakhir, dimana dia bisa puas untuk bermanja-manja dengan kedua orang tuanya yang begitu dia sayangi, terutama dapar terbebas dari semua aturan yang membelenggunya selama enam tahun tinggal bersama kakak pertamanya, di Sumatera. Jauh sekali dari kampung halaman Bian.
" Bian pamit ya mas..." Mencium punggung tangan kakak pertamanya
" MAaf kalau selama ini adik sudah merepotkan." Mata Bian berkaca-kaca merasa haru dengan kata-katanya sendiri.
" Maafin mas juga kalau ada salah kata atau perbuatan mas yang menyakiti adik. Mas do'akan semoga apa yang dicita-citakan adik disana bisa tercapai, Salam buat bapak sama ibu ya..." Ucap Rahmat untuk melepas adik perempuan satu-satunya itu untuk kembali ke kampung halaman
__ADS_1
" Makasih untuk semuanya ya mbak.." Bian mencium punggung tangan kakak iparnya. Tanpa berucap sepatah kata pun, kakak iparnya memeluknya erat, suara tangisan yang terdengar menyayat hati seperti sudah mewakili ucapan selamat tinggal untuk Bian.
Suara panggilan untuk penerbangan ke Jawa Timur telah berbunyi, Bian menatap semuanya. " Sampai ketemu lagi di rumah nenek dan kakek di Jawa ya?." Bian melambaikan tangannya berjalan memasuki arah tujuan ke pesawat, Mengakhiri drama perpisahan yang tercipta dengan alami.
" Bismillahirohmannirohim,,,, Bapak ibuk Bian pulang." Ucap Bian dalam hati disaat pesawat sudah mulai bergerak
Bianca Putri Cahyani, ya itu adalah nama lengkap Bianca yang akrab di panggil dengan Bian yang berusia 18 tahun dan baru saja menerima surat kelulusan dari tingkat SMA di salah satu kota di Provinsi Sumatera
Tapi kenyataannya Bian memang cantik bukan hanya semata karena Hijab, mata lebar di hiasai bulu mata lentik serta memiliki bibir tebal berwarna merah alami tanpa sentuhan lipstik, merupakan dua bagian yang mampu menjabarkan sebuah kecantikan hakiki dan juga menjadi daya pikat tersendiri dari gadis bernama Bianca
__ADS_1
Bian merupakan anak bungsu dari lima bersaudara, jumlah anak yang cukup fantastis untuk generasi sekarang, dan Bian sangat beruntung, menjadi anak perempuan satu-satunya dalam keluarganya, dikelilingi empat saudara laki-laki membuat Bian tumbuh menjadi gadis tomboy dimasa kecilnya.
Dari kecil dia mendapatkan semua yang diinginkannya, bukan karena menjadi anak manja tetapi karena di manjakan, kasih sayang yang begiti melimpah ia dapatkan, terutama dari sosok ayah, yang lama mendambakan kehadiran anak perempuan untuk menjadi oase dalam keluarga.
Bian curi-curi pandang pada wanita yang berada di satu set dengannya, inginmenyapa namun kwatir malah akan mengganggu, karena wanita itu terlihat sibuk dengan buku yang dibacanya.
karena merasa di amati terus menerus, wanita itu mengalihkan pandangannya pada Bian, Bian yang ketahuan hanya dapat membalas senyuman yang ditujukan padanya.
Akhirnya mereka berkenalan, dan saling mengobrol
__ADS_1
🌷🌷🌷
Maaf kalau ceritanya melenceng ya kak, ini saya mau menceritakan tentang Lian dulu ya, mungkin untuk Juna dan Ais istirahat dulu ok, terima kasih