
Di dalam rumah Angga dan Citra, semuanya dalam mood cerita serius
" Terus rencana kamu apa bro." Tanya Bagas pada Angga
" Gue juga bingung bro harus bagaimana, dan rencana yang terfikirkan aku sekarang adalah gue harus bicara sama mama dan papa, aku tidak mau mereka tahu saat perut Sindi sudah terlihat nantinya," Ucap Angga pada Bagas
Tika dan Bagas yang mendengar ucapan dari Angga hanya diam, mereka berdua tidak mau bilang kalau putranya Irsyad mendapatkan amanah dari Ikbal untuk menikahi Sindi, biar Irsyad sendiri yang berbicara pada Angga dan Citra
Tika percaya kalau putranya sekarang lagi bimbang, pasti putranya itu lagi merenungkan langkah apa yang harus di ambil untuk kedepannya, karena bagi Tika ini adalah langkah tersulit yang harus putranya ambil yang akan menyangkut masa depan putranya, mangkanya saat turun dari mobil, Tika membiarkan Irsyad berada di dalam mobil dan berlalu menggandeng tangan suaminya, agar suaminya tidak bertanya lagi pada Irsyad
" Pa ma." Ucap Irsyad masuk ke dalam rumah Angga
" Loh kamu ikut nak? kenapa baru masuk, apa kamu sudah tidak kangen sama mama dan papa." Ucap Citra yang langsung memeluk putra dari sahabatnya itu
__ADS_1
" Pasti kangen lah ma, maafkan Irsyad ya, karena akhir-akhir ini lagi sibuk ma pa, Irsyad juga tidak tahu kenapa orang kok suka banget sakit, sampai Irsyad bingung kapan sepinya RS." jawab Irsyad dengan candaan untuk menghilangkan rasa gugupnya
" Kamu bisa aja Syad, kamu itu persis banger sama daddy mu saat muda dulu." Ucap Angga
" Resek loe, emang gue udah tua sekarang apa."
" Lha emang loe udah tua, gak nyadar loe, anak-anak loe ada sudah kasih cucu loe, sedangkan gue ma Arman belum punya cucu." Jawab Angga
" Buat apa kamu cari Sindi Syad, maaf bukannya papa melarang kamu bertemu dengan Sindi Syad, tapi...." Ucapan Angga langsung di potong oleh Irsyad
" Irsyad ngerti pa ma, apa yang sedang di alami oleh Sindi, Ikbal kekasih Sindi adalah sahabat Irsyad pa, sebelum Ikbal meninggal, Ikbal berpesan pada Irsyad dan sebelum Irsyad menyapaikan pada Sindi, Irsyad akan memberitahu ke mama dan papa dulu."
Irsyad mengambil nafas panjang lalu membuangnya
__ADS_1
" Ikbal memberi amanah pada Irsyad untuk agar Irsyad menjaga Sindi dan anak yang ada di kandungan Sindi, Ikbal juga menyuruh Irsyad untuk menikahi Sindi ma pa." Ucap Irsyad dengan menceritakan apa ada nya pad Angga dan Sindi
" Tapi Syad, Sindi bukan seorang gadis lagi nak, dia sekarang lagi hamil anak laki-laki lain yang kata kamu adalah sahabat kamu itu." Ucap Citra
" Apa kamu tidak malu Syad dengan putri mama dan papa, apalagi kamu laki-laki yang baik dan masih banyak perempuan di luar sana yang bersedia menjadi pendamping kamu, jangan punya fikiran kamu mendapat amanah dari Ikbal, papa dan mama tidak apa-apa nak, jangan korbankan masa depan kamu untuk membahagiakan Sindi, kami akan mencari cara lain untuk mencari solusi dari masalah ini." Ucap Angga yang merasa senang sekaligus sedih, karena lagi-lagi sahabatnya berkorban demi dia dan apalagi sekarang anaknya juga ikut membantu malah mengorbankan masa depannya
...🌷🌷🌷...
...Hai kakak-kakak semua, saya mau ingetin nih, bagi yang mau ikut Giveway ya, seperti 2 bulan yang lalu, bulan ini saya juga akan mengadakan Give way, Terima kasih...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1