CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

Wahai Nabi yang dikuatkan (dengan wahyu), wahai Nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat.


Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, Wahai Rasul salam sejahtera untukmu.


Wahai kekasih, salam sejahtera untukmu, Sholawat (rahmat) Allah untukmu.


Langit yang mendengar doa serta sholawat yang di ucapkan oleh Mesya tangisan nya langsung mereda, Langit mengerjapkan kedua mata nya saat Mesya tersenyum pada nya.


Oma dan Tia yang melihat terkejut dan terharu, kenapa Langit sangat mudah berhenti dalam tangisan nya dengan gadis berhijab itu, bahkan tanpa meminum susu, sedangkan tadi bersama oma dan Tia sampai kuawalahan menghentikan tangisan Langit.


Oma yang melihat Mesya mengayun ayun Langit hanya bisa memperhatikan saja, sangat terlihat kalau Mesya sangat menyayangi Langit.


Mesya yang melihat Langit sudah tertidur langsung meletakkan ke box bayi lagi dan tidak lupa mencium kening Langit.


" Jadi anak yang sholeh ya sayang." Ucap Mesya


" Bu, saya keluar dulu ya." Pamit Mesya


" Iya nak, sekali lagi tante mengucapkan terima kasih, karena sudah menenangkan cucu tante." jawab oma


" Sama2 bu, kalau begitu saya permisi." Ucap Mesya kembali mencium oma dan berjabat tangan dengan Tia

__ADS_1


Setelah Mesya keluar dari ruangan Langit, Tia langsung sadar dan.


" Nyonya, sungguh luar biasa ya mbak tadi." Ucap Tia


" Iya Tia, gadis yang sungguh membuat saya kagum." Jawab Nyonya Ratna


" Apa nyonya sudah tahu nama nya?." Tanya Tia


" Ah, saya lupa Tia, kenapa kamu tadi tidak mengingatkan saya." Jawab Nyonya Ratna


" Maaf nyonya, saya kira nyonya sudah kenal." Ucap Tia


Di ruangan lain nya.


" Sorry sorry ya, kalau aku datang nya telat, he he he, habis nya tadi aku tidak tega tahu dengar suara anak kecil nangis sampai gitu." Jawab Mesya enteng


" Emang anak siapa yang nangis?." Tanya Nova


" Tidak tahu," Jawab Mesya sambil mengangkat ke dua bahu nya


" Tapi anak itu ada di ruangan no 302." Lanjut Mesya

__ADS_1


" Apa!!!!." Teriak Nova


" Aduh Nov, jangan teriak, bisa pecah nih gendang telinga ku, aku tadi sempat berfikir kemana ibu nya, sampai anak nya nangis begitu, yang aku tahu tadi hanya ada oma dan babysister nya." Jawab Mesya


" Aduh Sya, masak kamu tidak tahu kamar 302 itu kamar nya siapa?." Tanya Nova


" Memang kamar nya siapa? mana aku tahu Nov, aku juga jarang kesini." Jawab Mesya


" Aku kasih tahu ya, anak bayi yang berada di kamar inap 302 itu putra dari pemilik RS ini." Ucap Nova


" Ohhh, aku kira siapa, memang nya kenapa, aku juga tidak mau tahu anak bayi itu putra siapa, yang aku tahu tadi anak itu menangis, sampai oma dan babysister nya saja tidak bisa membuat anak itu diam." Acuh Mesya


" Ya Allah Sya, seharus nya kamu bangga tahu, kalau anak nya bisa dekat sama kamu, apa kamu tahu.....?." Ucapan Nova di potong oleh Mesya


" Tidak tahu, kenapa aku harus bangga, kan aku cuma buat anak itu tidak menangis lagi dan itu seharus nya tugas ibu nya kan, ah sudah sudah jangan ghibahin orang, nanti aku di marahin Allah sama mommy tahu." Mesya menyela ucapan Nova


" Kamu ih, dengerin dulu." Ucap Nova


" Sudah aku tidak mau dengerin, ingat ada malaikat di kanan kiri kita, kamu mau nambah dosa." Ucap Mesya


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2