CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 107


__ADS_3

" Terima kasih om, tidak ada yang ingin saya tanyakan, karena semuanya sudah cukup jelas bagi saya, dan saya akan membuktikan kepada om dan tante kalau saya serius sama Bianca om tante, dan saya akan menepati janji saya untuk membuktikan semuanya tanpa memakai embel-embel nama keluarga besar saya, saya yakin 100 % kalau saya akan bisa mendapat restu dari om dan tante, saya pamit undur diri om tante, saya hanya berpesan tolong jaga Bianca baik-baik, kalau saya sudah siap dengan pembuktian saya, saya akan datang kesini untuk meminang Bianca tanpa ada acara tunangan, dan saya juga akan mengajak orang tua saya untuk bukti kalau saya serius terhadap Bianca, permisi om tante, Assalamualaikum." Ucap Lian dengan penuh keyakinan kalau Bianca memang di takdirkan untuk dia sebagai istrinya


" Wa'alaikumsalam." Jawab bapak, ibu dan Bianca


Setelah Lian pergi Bianca langsung duduk di depan orang tuanya

__ADS_1


" Bapak, kenapa tadi bapak bicara begitu terhadap kak Lian, kita iti tidak ada apa-apa bapak, tadi kak Lian itu hanya membantu Bian untuk cari makan saja, karena ulah bodyguart bapak Bian tidak jadi makan, kak Lian itu adik ipar Aisyah teman Bian pak, apa bapak tahu kalau kak Lian itu adik dari kak Arjuna yang pengusaha muda itu pak, aduh, jangan begini Bian tidak enak sama keluarga besar mereka, karena saat Bian bertemu dengan mereka, mereka semuanya baik sama Bian, kenapa bapak malah berbuat begitu sama kak Lian, kak Lian tidak ada rasa sama Bian pak buk, kasihan kak Lian kalau harus terpaksa memenuhi janjinya terhadap ibu sama bapak, Bian tidak mau menjalin sebuah hubungan dengan penuh keterpaksaan." Ucap Bianca dengan sangat marah meskipun suaranya masih lembut, karena Bian tidak mau berkata kasar atau pun marah kepada kedua orang tuanya


" Nak dengerin bapak, bapak sudah tahu siapa Lian sebenarnya, bapak tahu dari orang suruhan bapak, mereka memberi tahukan kepada bapak kalau kamu lagi pergi bersama Lian, tadi Olive juga berbicara begitu, dan bapak tahu kalau kamu pergi atas dasar Olive yang meminta bukan kau langsung, untuk Lian, kita sama-sama laki-laki nak, bapak tahu kalau Lian itu menyukai kamu, bapak tahu kalau dia menyimpan rasa terhadap kamu, mangkanya bapak tadi bicara seperti itu dan bapak yakin kalau semua anggota keluarga dari Pamungkas pasti tahu mana yang di bolehkan dan mana yang di larang oleh agama, karena orang tua dari Lian itu, terutama Tika Mommynya itu sudah pasti menanamkan ilmu agama kepada anak-anaknya sejak dini, dan bapak tahu Bagas itu bagaimana, karena Bagas adalah adik kelas bapak nak, sejak kecil kita selalu berada di satu sekolah yang sama."


" Kenapa bapak yakin kalau kak Lian memiliki rasa kepada Bian pak?."

__ADS_1


" Ih bapak, ngapain coba tanya-tanya begitu pada Bian, kan Bian jadi malu." Ucap Bian dengan wajah merahnya


" Buk, lihat putri kita, dia sudah dewasa sekarang buk, kalau nanti ada yang meminang dia sudah pasti kita akan jauh sama putri kita buk." Ucap Bapak


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...To be continued...


__ADS_2