CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 311


__ADS_3

" Iya dad, dek jaga daddy ya, abang mau ke UGD sekarang." Perintah Irsyad pada Mesya


" Baik bang, hati-hati jangan lupa berdoa dan semangat."


" Terima kasih." jawab Irsyad


Irsyad berdiri dan berlari ke ruangan UGD, UGD dan tempat bersalin Bianca sangat jauh jadi Irsyad melaluinya dengan berlari agar segera bisa menangani sahabatnya itu


Author mau kenalin sosok Irsyad dulu ya


Irsyad adalah putra ke 4 dari pasangan Tika dan Bagas, dia berprofesi sebagai dokter, dari kecil dia selalu ikut kemana pun mommynya pergi bekerja sebelum mommynya berhenti bekerja,


Irsyad punya impian kalau besar nanti dia akan menjadi seorang dokter yang harus bisa menyelamatkan pasien-pasiennya, dan kenapa Irsyad mengambil ahli jantung karena salah satunya adalah alasan sang kakek, ayah dari mommynya, dan yang kedua adalah sahabat karibnya ini, Irsyad dan Ikbal berteman sejak duduk di bangku TK, dulunya Irsyad tidak tahu kalau Ikbal memiliki riwayat jantung bawaan, saat mereka duduk di kelas 2 SD ada kejadian Ikbal di bully oleh teman-temannya karena dia tidak pernah ikut Olah raga, dan menyebabkan penyakit jantung Ikbal kambuh, sejak itu Irsyad berjanji kalau akan selalu ada buat Ikbal, sampai-sampai bea siswa untuk ke luar negri tidak di ambil oleh Irsyad karena dia tidak mau jauh dengan Ikbal


Ceklek


Pintu UGD terbuka Irsyad masuk ke UGD dengan nafas tersengal-sengal


" Bagaimana dengan semuanya?." tanya Irsyad kepada perawat yang memeriksa kondisi Ikbal

__ADS_1


" Di bawah normal dok, sepertinya pasien telah mengalami tekanan yang luar biasa, ini dok laporan saat sakit beberapa tahun lalu." Perawat itu memberikan laporan kesehatan Ikbal kepada Isryad


" Baik, segera pasang semua alat bantu," Ucap Irsyad


" Baik dok." Perawat itu bergegas langsung melaksanakan apa yang di perintahkan oleh dokter Irsyad


Irsyad kembali ke ruangannya, sebenarnya hari ini jadwal Irsyad libur, berhubung Ikbal adalah sahabat karibnya dia tidak mau sedikit pun meninggalkan


...🌷🌷🌷...


Kembali ke Bianca dan Lian, saat ini mereka sangat bahagia karena telah melahirkan putri cantik yang wajahnya 85 % mirip dengan Lian, Tika keluar untuk memberitahukan kepada anak dan suaminya kalau Bianca sudah melahirkan


" Mas," Tika keluar dari kamar bersalin


" Iya mom, bagaimana dengan kakak?."


Tika tersenyum," Alhamdulilah mas, Bianca sudah melahirkan, bayi mereka perempuan cantik dan wajahnya seperti Lian mas."


" Alhamdulilah, kalau sudah lahir." Ucap Bagas

__ADS_1


" Setalah Bianca di pindahkan ke kamarnya, nanti kita bisa masuk ke sana."


" Oke sayang, kalau begitu kita bertiga ke kantin saja ya, biarkan Lian dan Bianca menikmati menjadi orang tua baru." Ajak Bagas pada Tika dan Mesya


" Oke mas." Jawab Tika


" Siap daddy, yuk daddy, Mesya perutnya sudah lapar."


Mereka ber tiga berjalan menuju kantin yang berada di RS dan tidak jauh dari ruangan Bianca melahirkan


" Mas, Irsyad mana? tadi kan bersama kita di RS ini." Tanya Tika saat mereka ber tiga sudah duduk di meja kantin


" Tadi Irsyad ke UGD sayang, katanya ada yang lagi butuh bantuan Irsyad." Jawab Bagas


" Bukannya lagi libur Irsyad mas?."


" Iya sayang, tapi namanya panggilan darurat, seperti kamu tidak tahu putra kita yang satu itu sayang." Jawab Bagas


" Iya ya mas, tapi mudah-mudahan jangan Ikbal yang sakit ya mas,"

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2