CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 158


__ADS_3

Keesokan hari nya, Dita sudah bangun dari tidur nya, Dita kembali mengingat-ingat apa yang telah ia perbuat, setelah mengingat Dita langsung bangun dan ingin segera memberitahukan apa yang telah terjadi pada sang mama dan papa nya, Dita terus mencari keberadaan tapi ia tidak menemukan sanga mama, Dita pergi ke ruang kerja sang papa dan Dita melihat papa nya yang lagi tidur di dalam ruangan tersebut, Dita langsung mendekati sang papa untuk meminta maaf


"Papa..." Ucap Dita yang melihat papa nya tidur di meja kerja nya


"Nak...." Ucap papa Danu setelah mendengar suara sang anak


"Ada apa nak, kamu sudah makan?." Tanya papa Danu


"Belum pa, Dita mencari mama, Dita sudah mencari dimana-mana mama tetap tidak ada." Jawab Dita


"Mungkin lagi di kamar nak, kan biasa nya jam segini mama masih di dalam selimut." Ucap papa

__ADS_1


"Tidak ada pa, mangka nya Dita ke sini, pa Dita minta maaf atas semua kesalahan Dita terhadap papa." Ucap Dita sambil memeluk sang papa


"Apa kamu siap bercertia semua nya nak, papa akan selalu ada buat putri papa ini." Ucap papa sambil membelai rambut sang putri


Dita langsung menceritakan semua nya dari awal sampai akhir, di mana kejadian itu di saat sang papa tidak ada di rumah, Dita bercertia sambil tersedu-sedu, Dita sangat ingat semua ucapan dari tante Tika dan abang-abangnya laki-laki yang berada di dalam penjara sekarang.


"Astagfirullah haladzim, Dita kamu....." Ucap papa Danu sambil melototkan mata nya, beliau ingin menampar anak nya itu, tapi papa Danu urungkan, beliau masih mempunyai kesabaran lebih besar dari pada emosi nya,


"Dita sudah di butakan oleh cinta pa, Dita tidak mau kalau Sindi lah yang akhir nya menikah dengan kak Irsyad, Dita tidak rela pa, tidak rela, selama papa tidak ada di rumah hanya mama yang ada untuk ku, sejak kak Ikbal meninggal apa ada papa waktu untuk Dita, apa ada pa? hanya mama yang ada, di sini Dita merasa seperti anak angkat, anak yang tidak ada guna nya, hiks...hiks...hiks.." Ucap Dita sambil menangis


Deg

__ADS_1


Jantung papa Danu langsung berhenti dan hati nya langsung kaget, papa Danu tidak pernah berfikir kalau anak nya bukan hanya Ikbal melainkan ada Dita juga, kejadian yang menimpa Ikbal membuat ia dan istri nya semakin jauh, apalagi perusahaan Ikbal seksrang di pegang oleh papa nya, jadi ia selalu sibuk dengan kerjaan nya dan lupa untuk memberi perhatian kepada putri satu-satu nya, sedangkan ia sangat kecewa dengan sang istri, bagaimana bisa ia meracuni putri nya dengan hal-hal negatif seperti itu sampai-sampai merugikan orang lain.


Papa Danu juga berfikir kalau apa ini penyebab nya keluarga Pamungkas, Wibisono, Wijaya menarik saham di perusahaan nya. papa Danu harus segera menyelesaikan masalah ini dengan baik-baik, bagaimana pun juga ia sebagai orang tua juga ikut andil atas perbuatan yang telah di perbuat oleh putri nya.


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...

__ADS_1


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2