CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
80


__ADS_3

" Iya iya Nona Fani yang terhormad." Ucap Tian sambil menahan tawa


Ada 2 orang yang menghampiri meja Fani, Tian dan Steve


" Selamat siang, apa benar ini dengan bapak Steven." Tanya Pram


" Oh, Selamat siang juga iya saya Steve, silahkan duduk pak...?."


" Pram aja pak, kelihataanya kita seumuran."


" Kalau begitu kamu juga jangan panggil aku Pak, kan katanya seumuran!."


" Baiklah-baiklah. maaf Stev tadi macet, apa kalian sudah lama menunggunya."


" Ah tidak juga, kami juga baru saja sampai kok, oh iya kenalkan ini adik saya Stevani, bisasa dipanggil dengan Fani dan ini Tian." Jawab Steven sambil memperkenalkan teman dan adiknya


" Saya Pram, Asisten pribadi dari Resto Aisyah." Ucap Pram

__ADS_1


" Pram, kalau boleh tahu kenapa ya, pemilik Resto ini tidak bisa ditemui, apa gara-gara kita klien kecil yang tidak berarti apa-apa." Ucap Fani


Pram yang mendengar ucapan dari Fani, grogi mau menjawab apa, karena tadi bosnya memberi pesan kalau teman-temannya jangan sampai tahu kalau pemilik Resto ini adalah Juna


" Ekhm, begini, bukannya tidak mau bertemu, tapi beliau memang lagi sibuk, jadi akhirnya kami membagi tugas, karena pemilik Resto ini juga pemilik Hotel Humairah." Jelas Pram


" Wao hebat sekali ya, padahal masih muda, sudah hebat, punya Hotel dan Resto sebesar ini, katanya malah usianya seumuran kita lho, tahu gak?."


" Wao, hebat sekali, sekarang aku juga penasaran banget ingin bertemu dan minta ilmunya." Ucap Tian dengan antusias


" Beliua memang sangat hebat, Hotel dan Resto yang didirikan olehnya tidak hanya di kota ini saja, tapi di kota lain juga ada, sudah ada di 8 kota besar beliau membangunnya dan yang ke 9 masih proses pembangunan di daerah kelahira istrinya." Jelas Pram


" Iya, nama Resto dan Hotel ini di ambil dari nama istrinya."


" Resto namanya Aisyah, Hotel namanya Humairah, berarti namanya!." Ucap Tian sambil berfikir


" Aisyah Humairah." Jawab serempak Fani, Steve dan Tian

__ADS_1


" Iya betul sekali, beliau sangat menyayangi istrinya." Ucap Pram


" Aku ingin mempunyai suami seperti dia." Ucap Fani sambil membayangankan pangeran berkuda putih yang seperti pernah di ucapkan Fani


" Kamu kalau berkhayal pulang sana. kita ini mau kerja bukan temenin kamu berkhayal." Ucap Steven yang selalu mengeluh kalau melihat kembarannya sedang berkhayal


" Pram, ini adalah proposal yang aslinya, copiannya sudah kita kirimkan lewat email beberapa hari yang lalu." Ucap Stev yang memulai berbicara untuk kerjasamanya


" Iya kita sudah menerima dan membacanya, kata beliau, beliau bersedia untuk menjalin kerjasama antara kita, dan rencana kapan akan dilaksanakan?."


" Terima kasih, terima kasih, kalau sudah memberi kesempatan kepada kami untuk memajukan perusahaan kami, kami sangat beruntung bisa menjalin hubungan kerjasama dengan perusahan Aisyah ini, tolong sampaikan ucapan terima kasih kepada beliau, kami tidak akan membuat beliau kecewa," Ucap Steve


" Sama-sama Stev, pasti akan saya sampaikan kepada beliau, kalau begitu silahkan tanda tangan di surat perjanjian kita ini, karena ini nanti akan saya serahkan kepada beliau sebagai bukti kerjasama kita akan segera terlaksanan." Ucap Pram


Setelah kedua belah pihak menandatangai surat perjanjian mereka ber empat makan di sana, mereka saling bercanda, padahal mereka baru pertama kali ini bertemu,


🌷🌷🌷

__ADS_1


Happy Reading All


__ADS_2