
" Alhamdulilah Ya Allah semua sudah berjalan dengan rencana, semoga hari hari menyenangkan selama aku di sini." Ucap Mesya dalam hati setelah memandang RS dari luar setelah itu Mesya melangkahkan kaki nya untuk kembali ke rumah kontrakkan nya
Mulai dari jam, hari bahkan bulan sudah di lalui oleh Mesya dengan bahagia, tidak pernah sidikit pun Mesya merasa lelah karena saat Mesya melihat senyum tulus yang keluar dari bibir anak anak di sana membuat hiburan tersendiri sampai tidak terasa kalau hari ini adalah hari terakhir Mesya berada disana, tangis dan tawa menyertai perpisahan antara Mesya dan teman teman nya, dengan langkah berat Mesya melangkahkan kaki nya menuju keluar dari RS tersebut sambil melambaikan tangan nya, sedangkan di balik kesedihan Mesya ada hal yang bahagia karena hubungan Mesya dan Daniel, hubungan mereka juga semakin dekat, bahkan Daniel mempunyai keinginan untuk segera menghalalkan Mesya.
1 ****tahun**** kemudian
Mesya yang lagi libur kuliah pulang ke tanah kelahiran, semua keluarga sedang berkumpul disana, semua nya sangat senang setelah tahu kalau Mesya pulang, kakak dan abang abang nya serta keponakan mereka tidak menyianyiakan waktu begitu saja.
" Ehkm." Juna berdehem sambil melirik Mesya yang berada di samping nya
Mesya yang tidak merasa kalau Juna berdehem tujuan nya untuk diri nya, langsung di tanggapi oleh Lina
__ADS_1
" Bang, abang batuk apa gimana sih, kalau ada yang di ucapakan, seharus nya ucapa kan saja bang, mumpung anak nya ada disini sekarang." Ucap Lian
" Kamu tahu aja dek, tapi abang gak tahu kalau adik abang yang paling kecil ini tingkat kepekaan nya sangat lah minim, abang saja dari tadi di cuekin terus." Ucap Juna
" Eh eh, abang ada perlu sama adik, kenapa tidak bicara langsung saja bang, kan adik gak tahu, uluh uluh uluh, abang adik jangan marah dong, nanti tidak adik cium lho." ucap Mesya sambil memonyongkan bibir nya, dengan cepat Mesya mencium pipi Aisyah yang berada di samping Juna.
Mesya menggoda abang nya, yang semula ingin ia cium malah kakak ipar nya yang ia cium
" Biasa aja bang, tidak ada yang special." Ucap Mesya dengan mudah
" Tunggu tunggu, dek kamu kenapa bisa berucap seperti itu, sebentar lagi kamu akan melangkah ke hal yang serius jangan buat lelucon dek, itu tidak serius." Sahut Irsyad
__ADS_1
" Bukan nya adik tidak serius bang, tapi setiap adik sholat minta petunjuk, adik tidak mendapatkan apa apa, adik menerima saat itu karena adik merasa kasihan karena kak Daniel terus terusan mencoba mendekatkan diri pada adik, gimana coba kalau abang di posisi adik, eh eh keliru, gimana kalau posisi adik ada pada kak Ais, kak Bi, kak Key sama kak Sindi?." Tanya Mesya dan menatap kakak perempuan nya
" Kalau kakak ya dek, pasti kakak tidak akan menerima Daniel kalau hanya merasa kasihan, terus mengenai sholat kamu jangan patah semangat, lanjutkan terus sampai dimana kamu bisa mendapat kan jawab nya." Uca0 Ais dan di setujui oleh Key, Bi, Sin
" Dek kalau menurut abang, lebih baik kamu bicara lagi saja sama Daniel, kasihan dek kalau kamu menjalani kehidupan dengan hanya belas kasih bukan kasih sayang." Ucap Sandi
...🌷🌷🌷...
...Jangan lupa like dan Vote...
...Happy Reading...
__ADS_1