
**Saya ulang di bagian yang Hot ya, kalau ceritanya setengah-setengah tidak enak untuk membacanya, saya minta maaf kalau mengulangnya terlalu panjang
...🌹🌹🌹**...
" Mas, mas mau apa?." Tanya Kay
" Mas mau kamu sayang," Jawab Sandi dengan tatapan sayupnya, karena sudah tidak kuat untuk menahannya,
" Ma...."
Kay berbicara terpotong karena Sandi langsung membungkam bibir Kay, Sandi mulai menyentuh tubuh Kay dengan mengecupnya dan memberikan sentuhan-sentuhan yang semakin membuat Kay kehilangan kendali, Sandi begitu intens mengecup tubuhnya di bawah sana, hal itu membuat mabuk, danntak dapat menahan hasratnya,
" Mas, mas bener-bener membuat adik gila,,." Ucap Kay reflek menjambak pelan rambut Sandi, hal itu membuat Sandi lebih memperdalam sentuhannya.
" Babby, You're so delisious," Desis Sandi, Sandi sambil perlahan menaikkan sentuhannya semakin ke atas menyentuh kulit halus Kay dengan sangat lembut.
__ADS_1
" Hmm... mas." Desah mas yang sudah merasa sangat tergoda
Sandi menyeringai saat sentuhannya sudah bergerak memainkan tubuh Sandi yang menggantung membuatnya semakin menggila.
Kay yang awal-awalnya hanya diam akhirnya mengikuti gerakan bibir yang diberikan oleh Kay, bibir mereka saling bertautan, tangan Sandi bergerak kemana-mana, baju seksi Kay sudah terlepas dan tergeletak di lantai.
" Mas jangan disini!," Kay berbicara dengan nafas yang ngos-ngosan,
Tapi Sandi tidak menjawab sama sekali, Sandi menatap dengan tatapan memangsa langsung menganggkat tubuh Kay dan menyandarkan Kay ke dinding kemudian kembali ******* bibir Kay tanpa ampun,
" Mas....nafas adik hampir habis.. mas kenapa seperti kayak gini? permainan mas bikin Kay nggak tahan," Kay terus menggeliat sambil mencengkeram bahu Sandi, ketika suaminya itu masih bermain-main di tubuh sensitive Kay
" Ya, Mas kan sudah bilang, ini permainan yang panjang, tahan ya... mas keleparan." Tutur Sandi yang lansung menghabisi bibir Kay dan keduanya pun saling memeluk.
Sandi membalikkan tubuh Kay dengan posisi Kay berada di atas tubuh Sandi dengan bibir masih saling menyatu.
__ADS_1
Dengan hasrat yang kian membara, keduanya saling memandang," Dasar genit." Ucap Kay sambil tertawa melihat Sandi yang begitu ganas sedang mengincar sebagai mangsa empuk.
" Adik lebih genit tau, Mas sudah tidak tahan sayang, mas sudah menahannya selama ini, setiap hari adik selalu menggoda mas, mas terus menahannya sampai adik halal buat mas, sekarang adik sudah jadi milik mas sepenuhnya, jadi tidak ada yang perlu di tahan lagi, layani mas ya sayang, mas sudah tidak kuat menahannya," Ucap Sandi dengan pandangan memohon.
" Kamu cantik luar dalam sayang," Ucap Sandi dengan mata sayunya...
Akhirnya Kay membalas ciuman suaminya, Sandi mengangkat pinggul Kay, merenggangkan kedua kaki setelah itu Sandi menatap Kay dari ujung kepala sampai ujung kaki dan berkata....
" Adik siap?." Tanya Sandi
Kay menganggukan kepalanya
Dan setelah itu dia memulai mengarahkan senjatanya yang sudah siap tempur ke sasarannya tapi dengan wajah yang takut Kay akan menahannya sambil berkata... " Pelan-pelan ya mas... jangan keras-keras.! Adik takut..." Ucap Kay
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...