CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Myesa


__ADS_3

" Alhamdulilah dah membaik kok bro, ya semoga saja tetap begitu kondisi mama nya Wildan, jangan sampai jiwa nya terganggu lagi dengan ulah suami nya." jawab Ray, Ardan yang sudah tahu kondisi keluarga kedua orang tua sahabat nya juga kaget, tapi Adit, Ray dan Ardan akan selalu ada untuk Wildan.


Ray dan Mesya duduk di kursi yang sudah tersedia di sana.


Sebenar nya Ray bisa saja langsung masuk ke dalam sana karena Ray yang pemilik RS tersebut, sedangkan Mesya juga salah satu dokter yang ada di sana.


Tapi mereka berdua tidak mau menggunakan kekuasaaan, mereka ingin seperti orang pada umum nya.


" Nyonya Mesya." panggil perawat yang keluar setelah pasien pertama sudah keluar.


Mesya dan Ray masuk ke dalam ruangan nya.


" Eh dokter Mesya dan pak Ray, saya mohon maaf kalau tidak mengenali bapak dan dokter." ucap perawat


" Tidak apa sus." jawab Mesya dengan tersenyum, sedangkan Ray hanya menganggukan kepala nya.

__ADS_1


" Lho dokter Mesya, kenapa tidak langsung masuk saja dok, bapak juga kenapa tidak bilang ke pihak RS, kita bisa melakukan pemeriksaan kepada dokter Mesya tanpa mengantri." ucap dokter Ana


" Tidak apa dokter Ana, saya dan suami saya hanya mengikuti prosedur RS ini saja, tidak usah sungkan sama kita dok, sus." ucap Mesya yang merasakan kalau dokter Ana dan suster itu ketakutan saat melihat Ray yang ikut mendaftar.


Mesya langsung menyikut suami agar ikut berbicara.


" Tenang saja dokter, apa yang di ucapkan oleh istri saya benar, kami hanya ingin mengikuti prosedur RS ini saja." jawab Ray


Dokter Ana dan suster itu langsung bisa bernafas lega, terlihat mereka membuang nafas nya.


" Terima kasih pak, dokter Mesya, mari dokter Mesya kita periksa dulu." ucap Dokter Ana dengan tersenyum


" Bang." ucap Mesya


" Iya sayang, abang juga bahagia sekarang, alhamdulilah sayang, Allah memberikan kita kepercayaan nya sayang, jadi kita harus bisa menjaga amanah yang telah Allah berikan pada kita." ucap Ray

__ADS_1


" Iya bang, In Sya Allah, kita jaga, rawat dengan penuh kasih sayang bang." jawab Mesya


" Itu pasti sayang." jawab Ray.


Setelah pulang dari RS, Ray langsung pulang ke rumah nya, dan mengundang semua keluarga baik dari Surabaya maupun dari Jakarta, mereka semua bertanya tanya, ada apa tapi Ray dan Mesya tetap bungkam.


Hari sabtu semua sudah berkumpul di rumah Ray dan Mesya, Ray memberitahukan kalau Mesya hamil, semua yang di sana merasa sangat senang, satu persatu memberikan ucapan dengan memeluk Mesya.


🥀🥀🥀


Hari demi hari di lalui Ray dengan mual muntah, ia menerima dengan lapang dada mengalami itu semua, lebih baik ia yang mual muntah dari pada istri nya, Ray begitu bahagia melihat istri nya yang tidak pernah berhenti makan, bahkan malam malam istri nya terbangun gara gara lapar, tapi Ray tidak pernah merasakan istri nya minta ngidam yang aneh aneh, terkadang hanya minta di elus elus punggung nya karena sakit.


" Nak, kamu hamil sudah 5 bulan kan, tapi kenapa seperti hamil 8 bulan nak." ucap ibu yang sedari tadi mengamati perut menantu nya.


...🌷🌷🌷...

__ADS_1


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...


__ADS_2