
" Ayah,... ada Cio itu." Cio sibuk mencari mainnannya
" Tidak lihat, Cio lagi cari mainannya."
" Ayolah sayang, sama Cio deh kita jalan-jalan aja di taman dekat sini."
" Ehem.... kalian tidak tahu ada anaknya." mama Ningsih tiba-tiba di pintu, sambil menggelengkan kepalanya, Kayla langsung meloloskan diri dari suaminya
" Hehehehe.... mama." Sandi kepalanya yang tidak gantal.
" Kenapa sih San, kurang tadi malam." ledek papa
" Papa, apa sih, seperti tidak pernah muda saja."
" Ya tau tempat San."
" Iya ma pa." Sandi mendekati Cio, mungkin dengan mendekatu Cii, Kayla akan mau ikut jalan-jalan pagi
" Sayang, jalan-jalan yuk."
Cio langsung semangat bangun dan berlonjak." ayo yah, Cio mau jalan-jalan sama bunda." Kayla langsung melotot ke Sandi, benar-benar ini suaminya bisa saja dapat cara
" Sama Ayah saja ya, bunda tidak punya baju olah raga." alasan Kayla
" Ada itu di lemari ganti baju dulu bun. ayah tunggu sambil memakaikan sepatu Cio." Sandi sudah berinisiatif mengambilkan sepatu Cio dan siap memakaikannya benar-benar cerdas
__ADS_1
Dengan tatapan tajam ke arah suaminya, Kayla berjalan malas masuk ke kamar untuk berganti baju, mama dan papa hanya tersenyum melihat tingkah anaknya
" Kamu bisa aja San, tidak kasihan sama Kayla."
" Biar Kayla gerak ma, kalau keringetan segar badannya."
Sandi telah selesai memakaikan sepatu Cio dan kini si kecil itu berlari ke sana kemaru menunggu bundanya
Setelah beberapa menit Kayla turun dari kamarnya dengan berpakaian olahraga dan bersepatu, ternyata Sandi sudah niat untuk mengajak Kayka ber olahraga pagi dengan membelikan baju olahraga baru serta sepatu di dalam kamarnya
" Jangan cemberut gitu, mas jadi gemes." Sandi menggoda istrinya yang terlihta terpaksa
" Mas, niat banget ya belikan ini semuanya."
" Biar, adik tiap pagi nemenin mas jogging." Kayka langsung terasa lemas ini jadi agenda baru lagi setiap pagi jogging dengan suaminya
Mereka bertiga keluar dari runah setelah berpamitan dengan mama dan papa, hanya sekedar jalan santai mengitari komplek untuk mencari keringat, Mereka bertiga bergandengan tangan berjalan santai dan kadang-kadang berlari kecil, Cio mengejar Sandi yang berlari di depannys membuat Kayla harus ekstra mengawasainya dan ikut lari
" Yah....sengaja ya biar bunda berlari." Kayla terasa nafasnta naik turun mengejar Cio yang terus berlari mengejar Sandi
Sandi pun berhenti dan duduk di pinggir jalab bersama Cio, melihat Kayla yang gontau berjalan mendekat
" Semangat sayang, masak kalah sama Cio yang gak sayang." Sandi mengusap rambut Cio yang berada di sampingnya yang tertawa senang di ajak berlari ayahnya
" Ayah sih, bunda kan masih capek." Kayla ikut duduk di samping Cio meluruskan kakinya
__ADS_1
" Biar berkeringat sayang, jadi ngantuknya hilang."
" Tidak bawa minun ya yah tadi." Kayla merasa haus
" Tidak, bunda haus?." Tanya Sandi
" Iya yah.... Cio haus tidak?." Tanya Kayla
" Tidak bunda." ini anak tidak bisa di ajak kerjasama, gimana mau haus dia biasa lari-lari di dalam rumah, apalagi tadi sebelum berangkat dia sudah minum susu
" Kita kesana yuk cari minum, ada taman juga biasanya ada yang jualan." mereja bertiga jalan lagi menuju ke taman yang di maksud oleh Sandi, dan ternyata benar di depan ada sebuah taman kalau pun kecil tapi sangat....
...🌷🌷🌷...
...**To be continued ❤...
...Pengumuman ya kak, Insya Allah pada tanggal 14 februari 2021, saya akan mengumumkan Give Way tahap ke dua ya kak, jadi silahkan bagi kakak semua yang mau ikut dalam Give Way ini...
...Ini adalah kategorinya ya kak...
...1. 2 orang dengan Vote terbanyak...
...2. 2 orang dengan komentar terbanyak...
...3. 1 orang dengan membagikan cerita saya ke tetangga, saudara, dan teman-teman kakak semua, tapi dengan menunjukan bukti ya kak...
__ADS_1
...Semuanya ada 5 orang ya kak, tapi akan saya tambah lagi dengan Comentar yang paling unik...
...Terima kasih...