CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 164


__ADS_3

" apa.. buruan ma. papa panggil ayah dulu, siapa tahu golongan darah Tika cocok sama Ayah


mereka semua masuk ke mobil, Juna sebenaranya tadi mau di tinggal lagi di rumah, tapi Juna merengek ingin bertemu dengan Mommynya jadi dengan berat hati mama mengajak Juna dan semoga saja di sana nanti Juna tidak histeris saat melihat Mommy, setelah sampai di RS semua berlarian ke ICU untuk menunggu kabar Tika


semua orang yang golongan darahnya sama dengan Tika segera ke RS sedangkan Bagas dan Angga setelah dari beberapa bank darah tetap nihil tidak mendapatkan apa-apa, Bagas mulai emosi harus mencari kemana lagi, fikirannya hanya istrinya. kalau nanti istrinya tiada bagaimana dengan kehidupan dia beserta ke 5 anaknya, apalagi si kembar mereka belum tersentuh oleh Tika,


" bro, kita ke RS sekarang, barusan Arman telp bilang kalau sudah ada beberapa orang yang dari Asrama mempunyai golongan darah yang dengan Tika, (ajak Angga pada Bagas)


tanpa menjawab Bagas masuk ke mobil dan Angga langsung mengikuti Bagas dan menancapkan pedal gas mobilnya,


Citra dan Vika yang mendengar kalau Tika drop mereka langsung kembali ke RS, mereka tidak mau sampai sahabat terbaiknya meninggalkan mereka, sebenarnya Vika tidak mau mengajak Citra. tapi Citra tetap ngotot ingin ikut


semuanya sudah ada di RS. ayah Tika sudah di cek tapi pihak RS tidak mau karena ayah habis sakit jadi tidak bisa memberikan darahnya pada putrinya, setelah mendengar kalau ayah tidak bisa mendonorkan darahnga, ayah langsung menangis mengingat sama memorinya beberapa tahun yang lalu disaat istri tercintanya mengalami hal yang sama seperti putrinya


" Ya Allah jangan ambil putriku, selamatkan putri hamba Ya Allah, hamba bersedia menggantikan posisi putri hamba asalkan jangan putri hamba, anak-anaknya masih kecil-kecil dan membutuhkan ibunya Ya Allah, (doa ayah di dalam tangisannya)


sedangkan orang yang dibawa oleh Arman juga sama seperti ayah, tidak ada satu pun yang bisa mendonorkan darahnya, Bagas yang mendengar itu nampak frustasi harus bagaimana lagi,


di lorong RS ada seseorang yang melihat beberapa orang yang dia kenal berada di depan ICU, akhirnya dia ikut di depan ICU


" gas....(wanita iti memanggil Bagas)

__ADS_1


Bagas yang merasa namanya di panggil menoleh ke sumber suara


" Dinda!!! ngapain kamu kesini, (suara Bagas meninggi)


ya perempuan itu adalah Dinda


sebenarnya Dinda takut dengan suara Bagas yang meninggi


" Din lebih baik kamu pergi ya, suasana lagi tidak kondusif untuk kamu berada disini


Arman dan Angga mengajak Dinda untuk pergi dari situ


" Tika pendarahan


" Tika istrinya Bagas?


" iya Din,


" golongan darahnya apa?


" B negatif

__ADS_1


" ayo antar aku ke Dokter untuk mengambil darahku buat Tika


" apa Din, golongan darah kamu sama kayak Tika?


" iya


" kita kasih tahu Bagas dulu ya


mereka berjalan menuju ICU lagi


" Gas!!! bisa bicara sebentar


" ada apa bro? kalau ini mengenai Dinda lebih baik tidak, aku ingin menyelamatkan istriku aku ingin mencari pendonor darah di bank lainnya


" bro, tenang ini juga menyangkut Tika, golongan darah Dinda sama Tika sama, Dinda mau mendonorkan darahnya buat Tika


" apa, aku tidak mau, aku tidak mau menerima darah dari orang yang pernah nyakitin hati istriku


-------------


hai kak, masih ingat kan dengan GiveWay yang saya buat, yuk kak jangan lupa ok, Happy Reading ❤

__ADS_1


__ADS_2