CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 168


__ADS_3

Setelah mendengar wejangan dari gurunya, mereka berdua duduk bersimpuh di hadapan kedua orang tua Bianca, Bianca dan Lian berada di depan ayah dan mamanya


Bismillahirrohmaanirrohiim…


Mama Ayah...


Ananda susun jari yang sepuluh, Ananda tundukkan kepala yang satu,


Duduk bersimpuh dihadapanmu Mama dan Ayah …


Mama…


Sembilan bulan Ananda Mama kandung,


Dengan perjuangan dan penderitaan Ananda dilahirkan,


Dengan tetesan air susu kasih Ananda dibesarkan,


Sakit dan derita Mama pikulkan penuh kesabaran…


Ayah…


Dikala Ananda didalam kandungan Mama,


Tiap waktu harap dan cemas Ayah menantikan,


Kasih dan sayang dengan tulus Ayah berikan,


Hujan panas Ayah tanggungkan penuh keikhlasan…


Mama Ayah…


InsyaAllah Ananda akan membangun keluarga Sakinah, Mawaddah, Warohmah…


Karena itu, Hari ini…


Ananda memohon ampun atas segala dosa,


Mohon Maaf atas segala kesalahan,


Mohon Ridho dan Keikhlasan,


Tegur sapa sangat Ananda harapkan,

__ADS_1


Bimbingan kasih selalu Ananda rindukan,


Iringan doa senantiasa Ananda pintakan,


Terima kasih banyak Ananda haturkan…


Bismillahirrohmanirrahim


Anakku Bianca…


Dengan Perasaan senang penuh ikhlas dan ridho,


Kami mengantarkan Ananda untuk melangkah membina keluarga bahagia...


Untuk itu… Mama dan ayah ingin mengingatkanmu akan pesan-pesan Alqur’an,


Tentang tujuan hidup yang sebenarnya...


Nikah itu Ibadah...


Nikah itu Suci... Ingat itu…


Memang Nikah itu bisa karena harta, keturunan atau bisa karena agama…


Jangan engkau jadikan harta dan keturunan sebagai alasan…


Jadikan agama sebagai alasan…


Engkau akan mendapatkan kebahagiaan…


Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta…


Namun… Jika hanya cinta yang engkau jadikan sebagai landasan,


Maka keluargamu akan rapuh, akan mudah hancur…


Jadikanlah ALLAH sebagai landasan….


Niscaya engkau akan selamat, tidak saja dunia, tapi juga akhirat…


Jadikanlah Ridho ALLAH sebagai tujuan…


Niscaya Mawaddah, Sakinah dan Rahmah akan tercapai…

__ADS_1


Jika nantinya engkau menjadi istri…


Jangan engkau paksa suamimu menurutimu…


Jangan engkau paksa suamimu melanggar Allah…


Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar,


Yang setia terhadap tugas suami Ibrahim…


Menjadi Maryam, yang bisa menjaga kehormatannya…


Menjadi Khadijah, yang bisa mendampingi suaminya…


Muhammad SAW menjalankan risalah…


Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu…


Jangan kau usik suamimu dengan tangismu…


Jika itu kau lakukan… Kecintaannya terhadapmu


akan memaksanya menjadi pendurhaka… Jangan…


Bila kelak engkau menjadi Ibu…


Jadilah engkau Ibu yang bijak, Ibu yang teduh…


Bimbinglah anak-anakmu dengan air susumu…


Mohonlah doa kepada Allah…


Agar mereka menjadi anak yang saleh dan salehah…


" Putra ku Lian,


Tugas ayah dan mama sudah selesai, sekarang tugas ini pindah ke pundakmu, jagalah Bianca, sayangilah dia, tuntunlah dia ke jalan Allah, apabila dia berbuat salah , tolong tegur dia dengan baik, dia adalah putri kami satu-satunya, gauilah istrimu dengan syariat Agama, bimbing dia dari segala arah, apabila suatu saat kamu sudah tidak bisa membimbing dia, antarkan pulang dia dengan baik-baik, ayah dan mama akan membuka pintu lebar-lebar untuk menerima Bianca kembali, karena kamu membawa baik-baik jadi pulangkan dengan baik-baik juga, semoga di dalam pernikahan kalian selalu mendapat ridho dari Allah SWT, dan menjadi Sakinah, Mawadah dan Warohmah


Bianca bangun lalu mengusap air matanya yamg sudah keluar dari kedua mata indahnya,


" Jangan menangis dong sayang, apa kamu gak malu sama Lian, tuh ada di samping kamu." Ucap Mama


" Ih mama, Bianca kan terharu gitu, malah di ledekin." Ucap Bianca

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2