
Di tempat lain, Dio sekarang sudah sampai di rumah nya
" Assalamualaikum mi." Ucap Dio pada mami Vika
" Wa'alaikumsalam nak, kamu dari mana saja, sudah siang begini baru sampai rumah." Ucap mami Vika
" Habis jalan-jalan mi, bosen di rumah, adik-adik sama papi kemana mi?." Tanya Dio
" Adik-adik kamu main sama teman-teman nya, biasa mumpung hari libur kata nya, kalau papi lagi main sama daddy Bagas dan papa Angga, kata nya mau buat proyek, tapi mami tidak tahu." Jawab Vika
...🌷🌷🌷...
Kembali ke Irsyad dan Sindi
__ADS_1
" Sebenar nya Sindi dan Dio tidak ada hubungan apa pun, dulu memang Dio pernah kasih surat lewat teman Sindi bernama Lena, Dio bilang kalau Dio akan pergi dan meminta maaf kepada Sindi, Sindi berfikir kalau Dio meninggalkan nya karena Dio mengejar wanita yang pernah menaruh hati pada Dio, kenapa Sindi bisa berfikir seperti itu karena Dio dan wanita itu pergi ke kota yang sama, jadi berita tentang mereka berdua langsung viral di sekolah bang, Sindi tadi kecewa, sedih dan menangis bukan karena Dio bang, melainkan pada diri sendiri, begitu banyak orang yang sangat sama Sindi kenapa malah Sindi mengecewakan semua nya, abang tenang saja mengenai keluarga Sindi yakin Dio tidak akan membuat masalah untuk kedepan nya, karena Sindi tahu Dioa seperti apa, Sindi juga baru tahu kalau Dio menaruh hati pada Sindi, tapi tadi Sindi sudah menjelaskan pada nya, mungkin kalau nanti Dio tanya sama mami atau pun papi Sindi tidak akan malu pada Dio bang, bagaimana pun rahasia ini di simpan, Sindi percaya kalau abang selalu ada buat Sindi." Ucap Sindi
" Abang akan selalu ada buat kamu." Ucap Irsyad
" Ya sudah, kamu cuci muka dulu baru kita turun, abang tidak mau semua orang nanti mengira kalau kamu abang apa-apa kan ok." Lanjut Irsyad dan Sindi menganggukkan kepala nya dan berlalu ke dalam kamar mandi untuk membasuh wajah nya
Hari berikut nya, Irsyad sudah kembali ke rutinitas kerja nya
Sindi yang melihat mobil suami nya terparkir dengan cantik langsung menghampiri nya, Sindi mencium tangan suami nya lalu mengambil tas kerja serta jas kebesaran suami nya,
" Sindi masak soto ayam dan membuat perkedel bang, apa abang mau makan sekarang?." Tanya Sindi balik
" Iya Sin, abang sangat lapar sekali." Jawab Irsyad
__ADS_1
Sindi segera meninggalkan Irsyad di dalam kamar setelah menaruh tas pada tempat nga dan menyiapkan baju ganti, tapi sebelum keluar kamar Sindi berkata
" Abang mandi dulu ya, agar capek abang segera hilang dan Sindi mau angetin sayur nya dulu,." ucap Sindi
Sindi menyusun dua pirinv berisi nasi dan mangkok berisi soto ayam yang sudah ia angetin tadi, Sindi juga menyajikan perkedel dan kerupuk juga ada sama di atas meja makan, Irsyad yang sudah selesai mandi dan memakai baju yang telah di siapkan oleh Sindi, segera turun dan menuju meja makan di sana
Sindi melayani suami nya dengan penuh kasih sayang, Irsyad yang senang karena Sindi banyak perubahan, di awal menikah Sindi masih canggung untuk melayani suami nya tapi lama-kelamaan Sindi sudah tidak canggung lagi
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
__ADS_1
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...