
"Ah sudah lah itu hubungan kamu dengan nya, aku tidak mau ikut campur dengan masalah kamu itu, tapi aku yakin 100% kalau suami kamu tidak tahu tentang kamu dan kak Rehan, tapi aku sungguh bersyukur salah satu anak kamu masih ada yang baik meskioun ia sudah tiada tapi aku sangat menyayangi nya seperti anak ku sendiri, dan kamu juga telah menghina menantu ku, apa kamu tidak ingin mengakui cucu yang ada di dalam perut Sindi, Ikbal sudah tiada tapi Ikbal sudah meninggalkan seorang keturunan dari keluarga Abraham." Lanjut Tika
"Tidak Tika." Citra mengeluarkan suara nya
"Oh pantas kalian berdua sangat cocok, anak dan orang tua sama saja." Ucap Ajeng
Plak
Tika menampar pipi Ajeng.
"Jangan sekali-kali kamu menghina keluarga kami, mulut kamu tidak pantas untuk menghina keluarga ku." Ucap Tika setelah menampar Ajeng
__ADS_1
"Tika, dia (Citra menunjuk Ajeng) sudah tidak mengakui cucu yang ada di dalam kandungan Sindi, dan aku juga sudah mengharamkan cucu ku mempunyai kakek dan nenek dari keluarga mereka, aku tidak sudi, apa kamu sudah merasa hebat setelah anak mu menghancurkan masa depan anak ku dan sekarang anak kamu yang lain juga sudah menghancurkan masa depan anak orang lain, ingat Nyonya suatu saat nanti apa sudah kamu tanam pasti akan kamu tuai, dan di saat kamu sudah menuainya jangan mencari kami lagi." Ucap Citra
"Ajeng kalau sampai kamu tidak segera membebaskan anak ku jangan salah kan aku kalau aku bisa berbuat lebih kejam lagi terhadap kamu dan keluarga kamu, ayo Cit kita keluar dari sini." Ajak Tika
Citra dan Tika keluar dari rumah Ajeng, Ajeng dengan masih sombong nya sama sekali tidak menghiraukan ucapan Tika dan Citra barusan
Tika sudah masuk ke dalam mobil dengan Bagas yang menjalankan kemudi nya, begitu pun dengan Citra, mereka kembali ke rumah masing-masing
"Sayang bagaimana tadi?."Tanya Bagas
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
Ditempat lain Lian, Juna, Sandi dan pengacara keluarga mereka sedang menuju ke kantor polisi mereka mengatakan kalau minta di buatkan surat yang di tujukan untuk Dita karena dari pihak Irsyad ingin mengajukan Visum, karena ini adalah jalan satu-satu nya yang harus di ambil, sebenar nya mereka sudah berbicara baik-baik tapi dari pihak Dita tidak menanggapi nya, ini lah salah satu yang membuat Tika emosi.
Setelah mendapatkan surat dari pihak kepolisian mereka semua pulang karena rencana besok mereka akan datang ke rumah Dita dan pihak kepolisian agar Dita mau melakukan Visum di RS yang sudah di tunjuk oleh keluarga Pamungkas.
Para laki-laki di rumah keluarga Pamungkas sedang berkumpul setelah para wanita berkumpul, tidak lupa pula keluarga Wibisono juga ada di sana, keluarga dari Sandi dan Bianca siap membantu kalau memang kekuatan mereka masih kurang, tapi opa melarang cukup dari keluarga Pamungkas saja dan opa sangat berterima kasih karena semua keluarga siap membantu Irsyad, tadi pagi Irsyad sudah mendapat surat pemecatan karena ulah dari Ajeng dan Dita, mereka berdua sudah.....
...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
...Terima kasih sudah membaca karya saya...
...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...