CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 147


__ADS_3

"Mas sudah, mas jangan emosi lagi, nasi sudah menjadi bubur, tinggal kita semua mencari jalan keluar, nak sudah jangan kamu buat beban ya atas semua ucapan daddy, buatlah ucapan daddy sebagai cambuk untuk kamu semakin kuat dalam mengatasi masalah kamu ini, kamu harus yakin kalau kamu bisa keluar dari sini dengan membantah semua tuduhan dari mereka, berdoalah meminta ampunan kepada Allah agar masalah ini segera selesai, dan kamu bisa segera berkumpul dengan Sindi lagi, apa kamu tidak kasihan dengan Sindi, apa kamu tidak rindu dengan mereka berdua nak, setelah masalah ini selesai mommy harap kamu bisa menjadi Irsyad yang lebih baik lagi, sekarang kami pulang dulu, ingat semua ucapan kami ya nak, Assalamualaikum. Ucap Salam Tika dan di ikuti oleh Bagas


"Waalaikumsalam, terima kasih mommy daddy." Ucap Irsyad yang langsung di peluk oleh mommy dan mommy menciumi wajah anak nya, Tika ingin menangis tapi ia tahan karena Tika tidak mau kalau putra nya melihat nya menangis dan sudah di pastikan kalau akan menambah beban Irsyad nanti nya, Tika melihat kondisi Irsyad begitu kacau, rambut acak-acakan, kantung mata menghitam, kumis dan jambang yang sudah mulai tumbuh, padahal penampilan Irsyad selama ini adalah sangat rapi dan selalu menjaga kebersihan nya, dari ke tiga putra nya hanya Irsyad yang dari kecil selalu rapi.


Setelah di peluk oleh mommy, Irsyad di peluk oleh daddy dan daddy berbisik."Kamu harus yakin kalau kamu bisa keluar dari sini nak, semoga abang-abang kamu bisa mencari bukti agar kamu bisa segera terbebas dari sini." Ucap daddy sambil menepuk punggung putra nya lalu mencium kening sang putra dan Irsyad hanya menganggukkan kepala saja


Setelah kedua orang tua nya pulang Irsyad kembali masuk ke sel tahanan, Irsyad hanya bisa mengucao syukur karena semua orang masih menyayangi nya.


Sepulang dari kantor polisi, Tika dan Bagas menuju ke rumah Ikbal, sebenar nya Tika dan Bagas sudah tahu siapa nama orang tua daei Ikbal.


"Mas nanti biar adik yang masuk ke dalam rumah Ajeng ya mas." Pinta Tika

__ADS_1


"Emang kenapa sayang, ayo kita hadapi bersama, apa adik tidak percaya dengan mas." Jawab Bagas


"Bukan adik tidak percaya mas, tapi mas kan tahu sendiri kalau tadi Sandi bilang kalau pak Dimas sedang tidak ada di rumah, jadi biarkan ini adik hadapi dulu sesama perempuan mas, kalau memang adik sudah tidak bisa baru nanti mas yang menghadapi mereka." Ucap Tika


"Baiklah, tapi mas akan menunggu adik di dalam mobil ya, kalau ada apa-apa segera kasih tahu mas." Jawb Bagas


"Baik mas."


"Citra." Panggil Tika


"Iya Tik, kamu mau ke sini kan, ayo aku juga ikut Tik, aku tidak terima kalau mereka menghina keluarga kita lagi, dulu aku masih terima dengan cacian dari mereka tapi sekarang tidak, aku harus bisa menumpal mulut mereka yang sombong itu." Ajak Citra setelah Tika keluar dari mobil

__ADS_1


"Kak Bagas, mas Angga ada di sana, kak Bagas ke sana saja, di sana lebih aman dari pada di sini kak." Lanjut Citra


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...

__ADS_1


__ADS_2