
Disaat Juna berjalan dari parkir mobil menuju lobby hotel ada yang mengikutinya dan memanggil Juna
" Juna." Panggil seseorang wanita yang cukup keras dan itu membuat para orang yang berada disana menatap pada wanita ifu.
Juna menghentikan langkah kakinya, dan mencari sosok yang telah memanggil Juna dengan suara keras, setelah bertemu dimana sumber suara, Juna yang melihat ada sosok perempuan yang menghampirinya,
" Hai Jun...!." Sapa perempuan itu
" Hai Juga..." Balas Juna
" Kamu kerja disini Jun...? Tanyanya
" Iya, kamu sendiri ngapain disini?." Juna bertanya balik
" Aku ada kerjasama dengan Resto Aisyah dan janjian disini."
Juna kaget, ternyata Restonya bekerja sama dengan teman kuliahnya dulu
" Kamu kesini sama siapa?." Juna mengalihkan pembicaraan
" Ini sama, Tian dan Steve, kita bertiga sekalian liburan kesini, ." Jawabnya
" Okey Fan. aku kesana dulu ya, happy-happy ya?." Pamit Juna
Ya perempuan itu namanya Stefani, Fani adalah teman Juna saat masih duduk di bangku kuliah dulu, tanpa sepengetahuan Juna Fani menaruh hati kepada Juna, Fani sadar akan perbedaan mereka, ada tembok yang sangat menjulang tinggi yang tidak bisa Fani robohkan, jadi Fani hanya bisa mengagumi sosok Juna dengan diamnya, yang terpenting adalah Juna masih mau berteman dengannya itu sudah cukup buat Fani
__ADS_1
" Okey Jun, no ponsel kamu masih tetap kan?."
" Iya masih tetap kok, nanti kalau sudah selesai hubungi aja ya, nanti kita jalan sama-sama,."
" Iya, ya udah kalau begitu aku kesana dulu. kayanknya sudah datang orang suruhan dari Resto Aisyah, padahal aku penasaran banget sama yang punya resto," Ucap Fani yang sagat penasaran sama pemilik Resto
" Emang kenapa kamu pengen bertemu sama pemilik Resto Aisyah?."
" Ya penasaran aja, aku merasa kagum, karena ada yang bilang kalau pemilik Resto itu masih muda banget."
" Lain kali pasti kamu akan bertemu."
" Kamu kok bisa yakin kalau suatu saat aku bisa bertemu dengan pemiliknya?."
" Eh... ya... ya aku yakin aja."
" Sok tahu kamu, Ya udah sana pergi gih, nanti kamu telat kerja terus bosnya mecat kamu, baru tahu rasa kamu."
" Ya udah kalau gitu, ketemu lain waktu aja."
" Okey
Juna dan Fani berpisah di lobby,
🌹🌹🌹
__ADS_1
Fani, Steve dan Tian berkumpul di meja
" Eh, masih ingat gak sama Arjuna?." Tanya Fani pada 2 orang di depannya
" Arjuna Pamungkas? teman kita saat kuliah? cowok yang kamu taksir, dan kamu kejar-kejar itu, tapi sampai lulus kamu tidak pernah ungkapin cinta kamu ke dia?." Ucap Tian
" Iya ya, Arjuna Pamungkas, siapa lagi kalau bukan teman kita kuliah dulu, tapi yang belakang gak usah disebutin kali, aku kan malu." Jawab Fina
" 😄😄😄, kembaran kamu bisa malu juga Steve." Ejek Tian pada Fani
" Kamu ketemu dimana sama Arjuna?." Tanya Steve yang udah melihat wajah merah kembarannya yang menahan malu
" Tadi di Lobby ternyata dia kerja disini juga." Jelas Fani
" Kamu dapat no ponselnya?" Tanya Steve
" No nya tetap kok, jadi setelah kita selesai menjalin kerjasama dengan Resto Aisya kita samperin aja Juna," Jelas Fani dengan menggebu-gebu
" Hai, apa cinta kamu masih sangat besar pada Juna." Tanya Tian dengan menaik turunkan alisnya
" Ada atau tidak bukan urusan kamu Tian." Jawab Fani yang Kesel sama Tian
🌷🌷🌷
To Be Cotinued ❤😘
__ADS_1