CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 142


__ADS_3

" Apaan sih mom, mom ini Kay mau tanya ya, tadi Kay sempat di curhatin ma teman di butik tapi mommy denger dulu ya?." Ucap Kay


" Ceritakan nak." Ucap Mommy dengan membelai kepala Kay yang terlapisi oleh hijab


" Begini mom, temanku bilang kalau dia barusan berkenalan sama seorang laki-laki, awalnya dia bertemu dengan seorang anak laki-laki dan tidak di sangka kalau laki-laki itu sudah mempunyai anak mom, teman Kay berfikir lebih baik mundur karena dia tidak mau menjadi pelakor gitu, lalu semalam anaknya telp bilang kalau mamanya sudah meninggal, otomatis kan laki-laki itu duda, kalau teman Kay suka sama dia bagaimana menurut mommy?." Tanya Kay

__ADS_1


" Kalau mommy itu tidak pernah memandang status sosial dan status dalam pernikahan nak, yang terpenting adalah dia seorang laki-laki yang baik, bertanggung jawab serta dia laki-laki yang mengerti tentang agama, apalagi laki-laki itu sudah memiliki seorang anak, sudah pasti teman kamu harus bisa membuat anaknya itu nyaman bila bersama teman kamu, kan tidak mungkin kalau menikah tanpa restu dari anaknya, memang itu tidak penting tapi alangkah baiknya sebelum melangkah ke jenjang pernikahan lebih baik minta restu sama anaknya, kalau anaknya sudah merestui mommy yakin kalau hiduo rumah tangganya pasti akan harmonis nak."


" Oooo begitu ya mom, okey nanti akan Kay bilang sama teman Kay, makasih ya mom atas sarannnya, kalau begitu Kay ke kamar dulu ga mom, mau mandi dulu gerah " Ucap Kay sambil mencium pipi sang mommy


🌹🌹🌹

__ADS_1


" Mbak Kay maaf ya kalau sudah bikin mbak repot selama ini, Cio sangat suka dengan mbak, mungkin dia lagi kangen sama mamanya." Ucap Sandi sambil memangku Cio karena Cio, Sandi dan Kay habis jalan-jalan di tempat bermain, mumpung hari ini adalah hari libur jadi Kay menepati janjinya pada Cio untuk mengajak jalan-jalan setelah Kay menyelesaikan pekerjaannya yang membuat gaun pernikahan


" Saya tidak keberatan kok mas, kalau bisa mas panggil saya dengan Kay aja ya mas, biar lebih enak aja di dengarnya, maaf ya mas kalau boleh tahu mama nya Cio kemana?, maaf kalau mas berkenan untuk menjawab, kalau tidak juga tidak apa-apa." Ucap Kay


" Ok, saya panggil Kay aja ya, biar lebih akrab, sebenarnya Cio bukan putra kandung saya, lebih tepatnya adalah keponakan saya, Cio putra dari almarhum adik saya Milla, saat Cio berusia 3 bulan, Milla pergi menemui suaminya yang lagi berada di luar kota, disaat mereka kembali pesawat yang mereka tumpangi terjatuh dan sampai sekarang jenazahnya belum ditemukan, mama saya sempat depresi setelah mendengar itu semua, jadi saya menganggap Cio putra saya, saya tidak mau kalau Cio kehilangan sosok ayah, cukup ibunya saja" Ucap Sandi sambil menudukkan kepalanya terlihat guratan kesedihan di mata Sandi setelah menceritakan tentang Cio

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2