CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 11


__ADS_3

" Sayang, kami tidak pernah memandang dari status sosialnya, selagi kalian berdua saling menyayangi, melengkapi itu sudah cukup nak, biarkan orang lain berkata apa, kita hanya mempunyai 2 tangan dan itu tidak mungkin bisa menutup mulut mereka, maka gunakanlah kedua tangan kalian untuk menutup telinga kalian agar tidak bisa mendengar apa yang orang lain ucapkan." Tika memberi pengertian kepada Ais agar tidak merasa terkucilkan


" Ais bagaimana nak?." Omma juga mendekat pada Ais dan Tika


" Omma Mommy sebentar ya." Omma dan Tika mengangguk


Ais melangkah mendekati bapaknya dan mengajak bapaknya untuk duduk dan Ais bersimpuh di depan bapaknya


" Bapak, ada yang mengkitbah Ais pak, apa bapak mengijinkannya? andaikan bapak tidak merestuinya Ais akan menolaknya bapak."


Pak Adam menggenggam tangan sang putri." Nak dengerin bapak ya, bagi semua orang tua di dunia ini akan merasa sangat bahagia apabila ada yang mengkitbah putrinya, apalagi orang yang mengkitbah putrinya adalah orang dari keluarga yang sangat baik, bapak kembalikan kepadamu nak, apapun jawaban dari kamu, bapak akan selalu mendukungnya, fikirkan baik-baik nak, jangan sampai kamu salah mengambil langkah, pesan bapak carilah suami yang akan mengajak kamu ke surganya Allah SWT nak, dan carilah suami yang menyayangi ibunya, kalau dia sudah menyayangi ibunya sudah dipastikan dia tidak akan berani membuat kamu menangis dalam kesedihan, dan dia akan menyanyangi istrinya melebihi nyawanya,"

__ADS_1


" Terima kasih bapak sudah memberi petuah pada Ais, Insya Allah Ais sudah tahu jawabannya bapak, sekali lagi terima kasih,."


Ais mencium tangan bapaknya dan Pak Adam mencium kening putrinya itu


Ais berdiri dan kembali menuju Mommy dan Omma nya


Sedangkan Juna yang dari tadi penasaran sama jawaban Ais langsung berdiri dan disaksikan oleh banyak orang.


Assalamualaikum


Switttt swittt,,,,, teriakan dari Lian membuat semua orang yang disana tertawa

__ADS_1


" Bagaimana Aisyah Humairah apakah kamu menerima lamaran saya?


Ais pun memandangi bapaknya, dan bapaknya mengangguk.


" Maaf sebelumnya bang, sebelum saya menjawab pertanyaan dari Abang, Apa boleh Ais bertanya sama Bang Juna, bolehkan?."


Juna mengangguk,


" Apa saya pantas mendampingi Abang? dan apa yang membuat abang yakin dan memilih saya


Juna pun segera menjawab

__ADS_1


🌷🌷🌷


Hayo pasti pada penasaran ya, Stay terus ya kak,❤


__ADS_2