CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 27


__ADS_3

Keesokan harinya, Juna mengajak ais serta bapak keluar


" Bang, kita mau kemana?." Tanya Ais


" Suprize, nanti adik dan bapak akan tahu kok." Jawab Juna


Tidak sampai 10 menit mereka sudah sampai,


" Ayo masuk dek, bapak,."


Mereka masuk secara bersamaan


" Assalamualaikum." Salam Juna


" Wa'alaikumsalam," Jawab orang yang berada didalam


" Bang, kita kerumah siapa? kenapa kita masuk ke rumah orang kok langsung masuk, tanpa menunggu di depan rumahnya."


" Sayang, bapak ini rumah kita." Jelas Juna


" Rumah kita bang?." Tanya Ais yang sangat terkejut


" Iya sayang, apa kamu suka?.kalau menurut bapak bagaimana?."


" Nak ini apa tidak terlalu besar,"

__ADS_1


" Tidak pak, malah rumah ini lebih kecil dari pada rumah Mommy dan Daddy."


" Nak kalau untuk bapak dan Ais terlalu besar, bapak sangat bersyukur,"


" Iya bang, benar apa yang di bilang sama bapak, kalau rumah ini sangat besar,"


" Alhamdulilah kalau bapak sama Adik suka,"


" Tuan, nyonya mau minum apa?." Tanya pelayan yang tadi membukakan pintu


" Air putih saja ya." Jawab Juna sambik tersenyum pada perempuan paru baya


Sedangkan Ais sama bapak hanya melihat dengan tatapan bingung, Juna yang mengerti tatapan mereka langsung tersenyum


" Sayang, kenalkan ini bik Inah,, Bik inah ini Ais istri Juna, kalau ini bapak mertua Juna."


" Sayang bik Inah ini nanti yang akan membantu adik di rumah ini, nanti juga akan ada mang Ujang yang bersihkan kebun dibelakang rumah, dan nanti kalau adim sama bapak mau keluar sudah ada pak sabar yang akan mengantar bapak sama Adik." Jelas Juna


" Baik mas."


Mereka meminum air yang disugukan oleh bik Inah


" Bapak, mari saya antar ke kamar bapak."


Bapak mengangguk,

__ADS_1


" Ini kamar bapak, kamar Juna dan Ais ada disana." Juna menunjuk kamar yang ada di lantai atas, dan bapak nengangguk


Setelah nengantar bapak, Juna dan Ais menuju kamar mereka, saat Juna membuka pintunya, Ais nampak takjub sampai menutup mulutnha yang sudah terbuka


" Bang, apa ini tidak terlalu mewah bang?." Tanya Ais


Juna menghampiri Ais sambil memeluk pinggang Istrinya


" Ini abang siapin untuk adik, adik suka?." Tanya Juna


Ais hanya menganggukan kepalanya, bibirnya masih betah memandang keindahan kamarnya, beberapa detik kemudian kesadaran Ais kembali


" Bang, adik suka bang, terima kasih ya," dengan cepat Ais mencium pipi Juna untuk pertama kalinya dan itu sukses membuat Juna senang


" Sama-sama sayang,"


" Bang, adik boleh bertanya, kenapa ada banyak pelayan dirumah ini?."


" Abang tidak mau adik sama bapak kecapekan, adik harus konsen untuk belajar, agar dapat nilai yang memuaskan, sedangkan bapak, abang yakin kalau bapak nanti akan mengisi kebun belakang rumah, jadi nanti saat bapak menanam atau apa, kalau abang sedang tidak dirumah, nanti bapak ada temannya sayang." Jelas Juna


" Bang, adik mau menerima bibik sama paman yang bantuin kita asal nanti setiap keperluan abang adik yang siapin, mulau dari pakaian, makan dan yang memberishkan kamar ini hanya boleh adik."


" Iya abang setuju, kan adik juga tahu sendiri kalau selama ini dirumah Omma dan Oppa para bibik tidak ada yang berani bersihkan kamar abang, jadi berhubung ini sekarang kita sudah punya rumah jadi kamar kita ini, abang serahkan pada adik, oke sayang


🌷🌷🌷

__ADS_1


Maaf ya baru up, karena lagi sibuk ngurus pindahan sekolah anak, terima kasih


__ADS_2