
Juna tersenyum memandang Tata." Iya." Jawab Juna, Juna kemudian menciun pipi bulat Tata
" Ais bang." Ucap Ais
Juna tersenyum memandangnya
" Mau juga?." Tanyanya
Aisyah menganggukan kepalanya
" Nanti kalau dilihat Tata gimana?." Tanya Juna
Aisyah memandang wajah gadis kecil tersebut, Ais kemudian menutup mata Tata.
" Sudah aman." Ucap Ais sambil berbisik ditelinga Juna.
Juna tersenyum memandang wajah istrinya. Juna kemudian mencium kening Aisyah
Aisyah memajukan bibirnya." Kok di kening!." Protes Ais pada Juna
" Jadi mau dimana?." Tanya Juna
Aisyah memajukan bibirnya yang kecil dan berwarna pink.
Juna mengusap puncak kepala istrinya
" Ya Allah dek, Goya ini iman abang, digodain seperti ini dek." Ucap Juna sambil memandang Ais yang masih memajukan bibirnya
" Cepet bang, Ais udah nungguin nih." Ucap Ais
Telapak tangannya masih menutup mata Tata
" Aunty ngapain sih tutup-tutup nata Tata?, mau ciuman dengan om Juna ya?." Ucap Tata dan itu membuat Ais terkejut, matanya membulat sempurna saat mendengar ucapan Tata
" Tata tau dari mana?." Tanyanya
__ADS_1
" Papi sering tutup mata Tata kalau mau cium Mami." Jawabnya polos Tata
Membuat Juna tertawa, Ais menahan tawanya." Salah strategi Ais bang." Ucapnya.
" Teknik yang seperti itu ternyata sudah lebih dulu di terapkan papinya Tata." Ucap Juna
" Dah cepet mandi." Sambung Juna
Aisyah menggandeng tangan Tata masuk ke dalam
Juna memandang istri yang sangat dia cintai.
" Kalau jauh rindu, kalau deket gak kuat iman." Ucap Juna dalam hati, Juna ingat saat pergi keluar negri beberapa hari yang lalu
🌹🌹🌹
" Bapak, Juna mau ke rumah Juan, Juna mau ajak Ais!."
" Iya nak hati-hati jalab, di jagain ya Ais." Ucap bapak
" Iya pak." Ucap Juna saat akan berpamitan dengan bapak, sekarang Juna sudah pulang kerumahnya
Juna memegang tangan Ais kemudian mencium punggung tangan Ais, Juna kemudian menjalankan mesin mobilnya itu.
" Bang Juan dan Kak Sarah gimana kabarnya bang?." Ais sudah lama gak ketemu mereka, terakhir ketemu saat Ais masih kelas X
" Baik." Jawab Juna
" Bang Juan sudah punya anak belum?" Tanya Ais
" Hampir." Jawab Juan
" Kak sarah lagi hamil ya?."
" Iya."
__ADS_1
" Kalau bang Dio?" Tanya Ais
" Masih sendiri." Jawab Juan
Aisyah menganggukan keoalanya.
" Kita pulang kemalang kapan?." Tanya Ais
" Besok pagi." Jawab Juan
" Ais sudah lama gak pernah kesana Ais udah gak sabar pengen kesana." Ucap Ais
" Gak banyak yang berubah."
" Ais rindu suasana di kampungnya, nanti Ais bakal ketemu sama teman-teman sekolah Ais." Ucap Ais yang sangat begitu antusias. waktu pindah dulu Ais belum sempat untuk berpamitan dengan teman-temannya, semua kepindahan sekolahnya di atur oleh orang suruhan Juna.
Mobil Juna berhenti di depan halaman rumah Juan, Juna melihat mobil Dio sudah ada disana.
Juna dan Aisyah turun dari mobil
" Assalamualaikum." Ucap Juna yang mengintip ke dalan rumah saat dilihatnya pintu-pintu terbuka.
" Wa'alaikumsalam." Jawab Dio
Dio yang datang dari belakang langsung menjabat tangan sahabatnya.
" Syukurlah lo cepet datang." Ucap Dio
" Emangnya kenapa?." Tanya Juna
" Suntuk gue, sendirian." Jawab Dio
" La Juan mana?." Tanya Juna
" Noh ada di dapur bantuin istrinya masak." Jelas Dio
__ADS_1
🌷🌷🌷
Jangan lupa Like, Vote, Rate ya kak, Happy Reading dan Malam minggu