CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 104


__ADS_3

" Ca!." Panggil Lian setelah mereka selesai makan


" Iya kak." Jawab Bianca


" Kita kesana yuk, pindah meja aja ya." Ajak Lian


" Iya kak."


Mereka berdua pindah ke meja yang paling ujung, Lian sengaja mengajak Bianca kesana karena ingin mengenal lebih dekat sama Bianca, tidak lupa pula Lian memesan minuman dan makanan riang, sebagai teman ngobrol mereka


" Ca." Panggil Lian, menandakan kalau Lian minta penjelasan sama Bianca, sedangkan Bianca sudah paham atas panggilan Lian terhadap dirinya, Lian meminta penjelasan pada dirinya


" Iya kak, sebelumnya Aku minta maaf sama kakak dulu terutama sama Aisyah karena selama aku berteman sama dia, aku sudah bohongi dia,"


Lian mengerutkan dahinya

__ADS_1


" Sebenarnya aku bukan anak orang tidak mampu, melainkan aku anak dari salah satu pengusaha di kota ini kak." Ucap Bian


" Terus kenapa kamu menutupi identitas kamu, terus penampilan kamu juga berbeda saat terakhir kita bertemu?." Tanya Lian


" Aku menutupi karena aku tidak mau ada pertemenan yang palsu, selama ini aku hanya di manfaatkan sama teman-temanku, di saat mereka butuh aku selalu ada, tapi tidak sebaliknya, di saat aku membutuhkan mereka, mereka tidak ada sedikit pun, tapi berbeda dengan saat aku berteman dengan Aisyah, padahal dari segi apapun Ais dari punya segala saat aku memperkenalkan diri sebagai anak orang yang kurang mampu, tapi Aisyah tidak melihat dari segi itu, dia tulus berteman dengan aku, sebenarnya aku ingin bilang sama dia saat nanti Ais sudah masuk kuliah lagi, berhubung aku bertemu dengan kakak jadi kakak orang pertama siapa aku sebenarnya," Jawab Bianca


" Lalu Bodyguard yang tadi? "


" Sebenarnya aku lari dalam perjodohan yang bapak lakukan, bapak bilang kalau ada laki-laki yang mau melamar aku, tapi aku tidak mau, karena hatiku menolaknya jadi aku kabur aja, eee aku lupa kalau pakai cicin ma kalung ini, jadi mereka tahu keberadaanku dimana."


" Maksudnya?."


Hahahahhahaha Lian tertawa setelah mendengar penjelasan dari perempuan di depannya itu


" Kenapa kakaka tertawa?." Tanya Bianca

__ADS_1


" Hahahahahaha, aku tidak menyangka kalau aku bisa bertemu dengan seorang gadia yang unik seperti kamu, akau kira hanya cuma Kak Aisyah istri abangku itu, eh ternyata ada gadis yang sama-sama uniknya."


" Maksudnya?."


" Ya kamu sama kak Ais itu sama, kenapa kalian itu menutupi identitas kalian, buat apa coba."


" Ya salah satunya alasannya seperti tadi kak, yang lainnya, aku takut kalau ada salah satu musuh bisnis bapak akan berbuat macam-macam ke aku, kayak kakakku, sampai sekarang dia belum kembali, sampai sekarang kita masih mencarinya, entah kakakku masih hidup apa tidak." Ucap Bian sampai meneteskan air mata


" Maaf Ca, aku tidak bermaksud buat kamu menangis, maaaf." Ucap Lian dengan rasa bersalahnya, Lian mau memberikan bahunya agar Bianca bisa menangis sampai puas tapi apalah daya, kita masih bukan Mukhrim jadi hanya bisa memberikan ucapan saja


" It's Oke, gak apa-apa kak."


" Maaf, kata Kak Ais kamu memiliki kakak?."


" Iya kak, kakakku sebenarnya hanya ada 1 yang di culik oleh musuh bisnis bapak, berhubung ibuku sempat depresi karena kehilangan kakakku jadi bapak mengajak ibuk untuk ke panti asuhan, bapak ibuk langsung mengadopsi 4 anak laki-laki disana, berjarak 3 tahun dari mengadopsi kakak angkatku, aku lahir, kakak-kakakku selalu menjaga aku dengan sangat protektif, aku di ajarin segala macam beladiri agar disaat nanti kita dewasa dan kakakku tidak ada yang menjaga, aku bisa menjaga diri.....

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2