CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 16


__ADS_3

" Mama akan berdosa kalau mama membunuh janin yang tidak bersalah itu, tapi bagaimana mama akan menyaksikan kehidupan kamu saat akan melahirkan bayi tanpa ayah, apa yang akan di katakan semua orang pada mu nak..." Ucap mama Citra dengan menangis


Dengan berat hati, akhirnya mama Citra memutuskan untuk mempertahankan cucunya yang masih dalam kandungan putri tersebut, dan akan tidak peduli atas semua cemoohan orang nanti, dan siap akan menerima konsekuensi apa yang dia terima dari sang suami, karena Citra sudah gagal menjadi ibu buat Sindi, Citra akan membesarkan nya bersama dengan Sindi, walaupun Sindi tidak bersuami


Flasback Off


Di tempat lain,


Siang itu gemericik air hujan yang halus turun, terlihat rombongan dengan pakaian serba hitam mendekat ke pemakaman tempak Ikbal di kebumikan


Terlihat dari pelayat yang hadir menunjukkan rasa duka yang mendalam, entah sudah berapa kali mama Ikbal jatuh pingsan, lantaran tidak dapat menerima kepergian putranya Ikbal, dengan kacamata hitamnya mama Ikbal menutupi mata sembabnya


Papa Ikbal segera turun ke dalam liang lahat untuk mengangkat jenazah putranua, Irsyad juga ikut membatu membaringkan sahabatmya ke peristirahatan terakhirnya, setelah membaringkan jenazah papa Ikbal tidak lupa mengumandangkan Adzan di telinga putranya yang telah tiada, mereka yang berada di liang lahat segera naik untuk menutup nya dengan tanah


Saat tanah basah itu berhasil menutupi dan dia buat gundukan, seorang Ustad memimpin doa, beberapa pelayat sudah mulai meninggalkan pemakaman

__ADS_1


" Ayo tante kita pulang." Ucap Irsyad yang berjongkok di depan mama sahabatnya yang sedang dalam berada pelukan sang mommy


" Ayo mbak kita pulang ya, Ikbal sudah tenang di sana, mbak harus Ikhlasin Ikbal ya, Ikbal sudah tidak merasakan sakit lagi." Tika mencoba meyakinkan temannya itu


" Iya kak, apa yang di katakan oleh Tika benar." Ucap Fitri


" Aku mau temanin Ikbal disini dulu Tik, Fit, Ikbal pasti takut kalau dia sendirian disini, Ikbal itu sangat sayang sama aku, pasti dia sedih kalau aku tinggalin dia sendiri disini." Ucap mama Ikbal


" Mbak harus kuat, ingat apa pesan Ikbal sama mbak, aku yakin Ikbal itu anak ya kuat, Allah lebih sayang Ikbal mbak, mangkanya Allah memilih Ikbal berada di sisinya, dari pada di sini Ikbal merasa kesakitan terus menerus, aoa mbak tidak kasihan melihat Ikbal menahan sakit selama ini?." Tanya Tika


" Kasihan Tik, tapi aku masih belum percaya kalau Ikbal pergi duluan Tik, pergi ninggalin aku disini sendiri."


" Sabar mbak, masih ada Dita, dia juga putri mbak." Ucap Tika


" Ayo ma, kita pulang." Pinta papa Ikbal pada istrinya

__ADS_1


" Ini semua gara-gara kamu pa, Ikbal meninggal kalau saja kamu tidak kasar dan tidak bentak pasti Ikbal ku masih disini, bersama aku."


" Cukup..." papa berteriak


" Kamu fikir cuma kamu yang merasa kehilangan hah? aku juga ma."


" Aku juga kehilangan mah, dia anakku, dia anak laki-laki yang selama ini aku bangga-banggakan ke semua orang, dan aku memakamkannya hari ini."


" Aku juga hancur mah, tapi kita tidak bisa seperti ini terus menerus, kita hatus melanjutkan hidup kita, masih ada Dita yang membutuhkan kasih sayang kita mah."


" Ayo kita pulang ya." Papa Ikbal merangkul bahu istrinya dan di bawa menjaih dari pemakaman untuk pulang ke rumah


...🌷🌷🌷...


...Hai kakak-kakak semua, saya mau ingetin nih, bagi yang mau ikut Giveway ya, seperti 2 bulan yang lalu, bulan ini saya juga akan mengadakan Give way, Terima kasih...

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


__ADS_2