
Kayla yang mendengar ucapan Sandi hanya mengerutkna dahiny, kenapa suaminya bisa bicara sampai seperti itu
" Hehehe.... wanita hamik itu tambah cantik sayang."
" Mas tau dari mana?."
" Mas memperhatikan adik mas dulu saat dia hamil Cio, terus sekarang adik lah, perut adik masih rata seperti ini saja sudah cantik apalagi nanti saat perut adik bertambah besar pasti tambah seksi dan cantik."
" Mas.... malu ada pak sopir itu." Kayla bicara sambik menahan suaranya agar tidak terdengar oleh sopir yang ada di depan
" Mas...."
Kayla sudah melotot ke suaminya, tapi Sandi hanya nyengir saja
" Bapak romantis ya sama istrinya, lembut juga tapi kalau sama sekretaris nya " Kelekar pak sopir
" Hahahaha... kenapa pak dengan suami saya menakutkan ya pak?." Tawa Kayla, Sandi hanya mengangkat sudut bibirnya
" Maaf ya pak, hehehehe...." Sopir itu merasa tidak enak begitu melihat wajah Sandi yang terlihat menatap tajam pada spion
" Tidak apa-apa pak, suami saya memang romantis dan sayang sama saya, tapi akan berubah menjadi galak kalau menghadapi karyawannya " Kayla memeluk suaminya hingga membuat Sandi tidak bisa menahan senyumnya
" Iya bu, selalu langgeng sampai tua."
" Amiiin." Ucap Sandi dan Kayla bersamaan
__ADS_1
Tidak terasa perjalanan mereka telah sampai di hotel, Sandi menuntun Kayla turun dari mobik dan berjalan ke dalam
" Mas laper."
" Oke, sayang mau makan apa?."
Mereka makan di restoran yang ada di dalam hotel
" Hemmmmm...mau sup boleh?."
" Oke..." Sandi dengan senang hati akan menuruti semua keinginan Kayla
Sesampainya di restoran Kayla langsung memesan sup daging, keinginannya yang kelihatan segar sekali, di santap di siang hari
" Pelan-pelan ya sayang." Sandi sejak tadi memperhatikan istrinya yang makan dengan lahap, sup daging yang ada di hadapannya pun baru di sentuh 2 sendok, sedangkan milik Kayla sudah hampir habis
" Mas tidak makan? itu masih utuh."
" Adik mau lagi sayang?." Sandi tersenyum kepada Kayla yang memperhatikan wajah istrinya yang masih ingin makan lagi
" Iya mas..." Kayla nampak masih ingin menikmati sup daging yang ada di hadapan Sandi
" Ini makan lagi sayang." Sandi memberikan mangkok yang ada di depannya kepada Kayla
" Terima kasih mas."
__ADS_1
" Pelan-pelan saja makannya sayang." Sandi tersenyum dan membelai lembut kepala istrinya
" Mas, tidak suka ya."
" Suka, mas lihat adik makan sepertinya enak sekali, tidak tega mas mau makannya, pasti adik lapar ya dari tadi.
" Iya mas...." Kayla masih meneruskan makanannya dan menikmati sup daging yang tersisa
" Terima kasih mas..." Kayla tersenyum manis kepada suaminya karena keinginannya selalu di turuti
" Iya sayang, apapun akan mas turuti."
" Terima kasih mas.:
" Sudah kenyang, kita balik ke kamar ya, adik harus istirahat.:
" Iya mas..."
Sandi mengajak Kayla untuk beristirahat di kamar agar Kayla tidak terlalu kelelahan dan memang butuh istirahat yang lebih untuk menjaga staminanya
Sesampai di kamar, Kayla terdiam duduk di sofa mengamati hasil USG yang di pegangnya, kadang dia tersenyum sambil mengusap foto itu kadang juga nampak matanya di penuhi air mata yang akan keluar, Di ciumnya foto itu berulang kali seperti tidak percaya jika kini ada makhluk yang sedanf tumbuh di dalam rahimnya
...🌷🌷🌷...
...**To be continued ❤...
__ADS_1