CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 85


__ADS_3

" iya mas ini adik, (untung saja hari ini Tika istirahat dengan cukup dan Tika yakin kalau ini akan sampai pagi, Tika berfikir kalau Dinda sudah memberi obat pada suaminya dengan dosis yang sangat tinggi setelah melihat kondisi suaminya)


tanpa pikir panjang Bagas yang mendengar suara istrinya itu langsung bangun karena sudah tidak tahan lagi dan disaat bangun Bagas melihat pakaian yang digunakan istrinya itu langsung tersulut dengan mudah, Bagas langsung mencium bibir Tika dengan sangat ganas, setelah puas dengan bibir Bagas beralih pada leher istrinya dan memberikan kecupan yang banyak disana, kecupan itu tidak hanya di leher melainkan di seluruh tubuh Tika, Tika yang mendapat serangan itu langsung mengeluarkan desahan, tidak hanya desahan yang keluar tapi teriakkan yang luar biasa karena Bagas telat memainnkan area sensitif Tika, beberapa saat ada yang keluar cairan hangat dan Bagas menyapu itu, saat Bagas sudah tidak tahan akhirnya memasukkan kejantanannya ke arah **** * Tika, Bagas melakukan dengan kasar itu efek dari obat yang diminum Bagas, setelah melakukan maju mundur Bagas menyemburkan lahar hangat didalam rahim Tika, akhirnya Bagas tepar di samping Tika


baru berhenti sesaat Bagas sudah berada di atas Tika lagi


" sayang mas minta lagi ya, mas sudah tidak tahan sayang


Tika sebenarnya sudah sangat lelah tapi Tika berfikir itu efek dari obat akhirnya Tika hanya mengangguk pada suaminya itu


Bagas yang mendapatkan lampu hijau langsung melancar aksinya dan mereka melakukan olah raga lagi dan lagi entah sampai berapa kali tapi itu dilakukan sampai pagi hari menjelang subuh mereka baru tidur


disisi lain, Arman yang masih setia menunggu Angga datang di meja pengunjung serta mengamati Dinda disana yang lagi gusar, Arman yakin kalau Dinda lagi menunggu Bagas, setelah Angga datang mereka langsung mendatangi Dinda tapi sebelumnya Arman membayar makanan yang sudah dipesan sama Dinda dan Bagas tadi

__ADS_1


" hai cewek bagaimana kabar kamu?


" kamu teman-teman Bagas kan?


" iya gue teman Bagas, kamu kenapa? gue lihat dari tadi kelihatannya gelisah banget, apa ada yang perlu gue bantu?


" ti tidak ada (Dinda menjawab dengan gugup)


" kenapa kamu gugup, apa ada yang kamu sembunyikan? lebih baik kamu ikut kami


" tidak usah banyak ngomong, ikut saja


mereka menarik tangan Dinda dengan paksa karena mereka sudah sangat geram atas tingkah Dinda, selama ini mereka menahan agar tidak melakukan hal yang diluar batas karena mereka masih memandang Bagas, tapi sekarang berbeda karena Dinda sudah tidak lagi sama Bagas jadi dengan sangat mudah bagi Arman dan Angga untuk membuat Dinda menjauh dari kehidupan Bagas, setelah mereka sampai di suatu tempat mereka langsung duduk saling berhadapan, Dinda merasa kalau sekarang lagi menghadapi suatu sidang dan dia yang menjadi tersangka

__ADS_1


" ada apa, kenapa kamu diam sekarang, mana Dinda yang gue kenal yang selalu semena-mena sama orang lain apalagi orang itu oramg kurang mampu


" maksud kamu apa?


" kamu jangan sok tidak tahu!!! Arman dan Angga menatap Dinda dengan sinis


" bener aku tidak tahu!


" okey kalau lo tidak tahu, kita disini akan membuka semuanya biar kamu tahu dan setelah kamu tahu semoga kamu tidak gila dan segera pergi dari kehidupan Bagas,


Dinda bingung dengan ucapan Arman dan Angga


---------

__ADS_1


Gaes tunggu kelanjutannya ya. terima kasih


__ADS_2