CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
CDD 183


__ADS_3

" Ya sudah, Abang denger sendiri kak, kalau Daddy, Oppa dan Omma tidak marah sama abang." Ucap Tika dengan tersenyum


" Iya Mommy, terima kasih Daddy, Mommy, Oppa dan Omma, sudah memaafkan Abang, Abang janji akan bekerja lebih baik lagi." Ucap Juna


" Bang, tidak ada kata-kata maaf untuk keluarga selama semuanya saling terbuka, Ucap Bagas sambil memeluk Juna


" Sudah-sudah biarkan Abang istirahat Dad, Oya bang besok kita semua pergi kemalang, Abang harus ikut kita semua harus bersenang-senang." Ucap Tika


" Iya mom."


🌹🌹🌹


Disaat semua sudah berkumpul Pak Adam ( Supir keluarga Pamungkas) menata perlengkapan ke dalam mobil dan di bantu oleh putri pak Adam,


" Ais tolong bapak ya?."


" Iya pak." Jawab singkat Ais

__ADS_1


Aisyah Humaira adalah putri dari pak Adam santoso, pak adam bekerja menjadi sopir keluarga Pamungkas sejak Bagas usia remaja, Pak adam dulu bekerja bersama sang istri, tapi sudah 4 tahun berlalu sang istri meninggal dunia karena sakit jantung, dari pernikahan pak Adam dan bu Susi mengasilkan buah hati bernama Aisyah Humaira, Sejak kecil Ais sapaan dari Aisyah tinggal bersama sang nenek di kampung, karena Ais senang disana, tinggal di pegunungan yang sangat sejuk tiap harinya, Oya sekarang Ais duduk di kelas 1 SMA berhubung lagi libur semester jadi Ais membantu bapaknya kerja,


" Assalamualaikum Ais." Sapa Tika pada Ais


" Wa' alaikumsalam Nyonya." Jawab salam Ais


" Masya Allah Kamu cantik sekali nak! kamu sudah lama tidak kesini,." Puji Tika


" Terima kasih Nyonya atas pujiannya."


" Ais jangan panggil Nyonya ya, panggil seperti anak-anak saya Mommy."


" Hai sayang jangan begitu, kamu jangan begitu, Saya tidak menerima penolakan, Okey."


" Baik Nyo.. eh Mommy."


Tika langsung memeluk Aisyah dengan lembut, semua yang disana merasa tersentuh dengan kelembutan Tika, Tika tidak pernah membedakan itu siapa, itulah yang membuat keluarga Pamungkas tidak pernah ada perselisihan sedikit pun, dan sifat Tika lah yang membuat semua anggota keluarga saling menyayangi, Sedangkan Juna yang melihat Mommynya memeluk orang lain merasa penasaran, kalau di lihat itu bukan bentuk tubuh dari Kyla atau Mesya terus siapa? gadia itu membelakangi Juna jadi Juna tidak bisa melihatnya secara langsung

__ADS_1


" Abang sini," Panggil Tika


" Iya Mom."


" Bang ini kenalin namanya Aisyah, Abang bisa panggil dengan Ais, Ais putri dari pak Adam dan sekarang juga menjadi putri Mommy dan Daddy jadi otomatis jadi Adek bang juga ya sayang." Jelas Tika


" Saya Juna, bisa panggil Abang Juna seperti adek-adek yang lain." ucap Juna datar tanpa ada senyuman dan itu membuat Ais takut


" Saya Aisyah bang."


Mereka berkenalan tanpa ada berjabat tangan


" Bang kenapa sih abang ini datar banget, ini di rumah bang, bukan di luar, masak abang tetep aja bang." Ucap Lian, Ya memang Lian lebih ramah dari Juna, sifat Juna lebih mirip dengan Irsyad, bagi yang tidak mengenalnya pasti akan dingin


" No Coment." Jawab singkat Juna, padahal di jantung Juna berdetak begitu cepat, tapi dia menutupinya, nanti dia akan consultasi sama Irsyad, apa dia sakit jantung


" Bapak mau berangkat ya, hati-hati ya pak, jangan ngebut-ngebut di jalan". Ucap Ais pada pak Adam

__ADS_1


🌷🌷🌷


Happy Reading ❤


__ADS_2